RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto menggelar retret Kabinet Merah Putih di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Selasa (6/1/2026). Kegiatan ini menjadi agenda rapat awal tahun bagi jajaran kabinet pemerintahan.
Sejak pukul 11.20 WIB, kawasan padepokan mulai dipadati kendaraan dinas para menteri. Terpantau sejumlah mobil pejabat negara mengantre memasuki gerbang utama lokasi retret.
Salah satu peserta retret adalah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang datang dengan menumpang mobil Toyota Alphard warna hitam.
Baca juga : Retret Kabinet di Hambalang Bedah Rapor Kinerja Satu Tahun Pemerintahan
Sebelum masuk, Purbaya membuka kaca jendela dan menyapa wartawan yang menunggu sejak pagi. Purbaya yang mengenakan kemeja safari hitam menyebut agenda pertemuan tersebut diperkirakan akan membahas evaluasi kebijakan seluruh kementerian dan lembaga. Namun, ia mengaku belum mengetahui secara rinci susunan acaranya karena baru pertama kali mengikuti kegiatan semacam itu.
“Sepertinya evaluasi semua kebijakan dari kementerian dan lembaga. Tapi detailnya saya belum tahu. Ini baru pertama kali saya ikut acara seperti ini,” ujar Purbaya kepada wartawan.
Terkait persiapan, Purbaya mengaku telah menyiapkan berbagai materi, mulai dari kondisi ekonomi hingga Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Meski begitu, ia menilai kemungkinan besar tidak diminta menyampaikan paparan.
Baca juga : Prabowo Gelar Retret Kabinet Di Hambalang, Para Menteri Mulai Berdatangan
“Saya sudah menyiapkan banyak hal ekonomi, APBN. Tapi sepertinya tidak disuruh bicara, jadi santai saja,” katanya.
Ia memperkirakan pembahasan ke depan lebih menyoroti program-program unggulan masing-masing kementerian, bergantung pada menteri yang ditunjuk untuk menyampaikan paparan. Purbaya juga memastikan dirinya tidak masuk dalam daftar pembicara.
“Sepertinya tidak. Di daftar juga tidak ada. Mudah-mudahan memang tidak, biar santai,” ujarnya.
Baca juga : Besok Retreat Kabinet di Hambalang, Menteri Diminta Kenakan Baju Khaki
Menurut Purbaya, seluruh pembicara berasal dari dalam negeri. “Katanya tidak ada dari luar negeri,” ujarnya. Adapun jumlah pembicara diperkirakan sekitar 10 hingga 12 menteri. “Ada beberapa menteri. Kita lihat nanti,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.