Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pemerintah Siapkan Dana Darurat Tambahan Tangani Bencana Sumatera
Senin, 15 Desember 2025 12:33 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah menegaskan komitmennya melindungi keselamatan rakyat dengan menyiapkan dana darurat tambahan untuk menangani bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera. Langkah cepat ini menunjukkan kehadiran negara yang sigap dan responsif terhadap masyarakat terdampak di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Kesiapan tersebut disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai bagian dari upaya mempercepat respons dan pemulihan di daerah bencana.
Purbaya menjelaskan, pemerintah saat ini masih menunggu pengajuan resmi permintaan pendanaan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebelum alokasi dana tambahan direalisasikan.
Baca juga : IHC Gelar Layanan Hipnoterapi Gratis Untuk Relawan Bencana Sumatera
“Kami menunggu permintaan dari BNPB,” ujar Purbaya saat ditemui di Bali, Jumat (12/12/2025).
Menurutnya, mekanisme penganggaran telah disiapkan sehingga penyaluran dana dapat dilakukan segera setelah administrasi terpenuhi. Pemerintah juga telah membentuk satuan tugas khusus di wilayah terdampak untuk memastikan koordinasi lintas kementerian dan lembaga berjalan efektif.
Meski belum merinci besaran dana tambahan, Purbaya menegaskan fleksibilitas anggaran pemerintah.
Baca juga : Dubes Rusia Sergei Tolchenov Serahkan Bantuan Untuk Korban Banjir Sumatera
“Kalau ada kekurangan, bisa dihitung. Dananya siap,” katanya.
Bencana banjir dan longsor di tiga provinsi tersebut dilaporkan menelan korban jiwa hingga 836 orang serta memaksa puluhan ribu warga mengungsi. Selain korban manusia, kerusakan juga terjadi pada permukiman, infrastruktur jalan, dan fasilitas umum, sehingga membutuhkan penanganan darurat serta pemulihan berkelanjutan.
Saat ini, tim gabungan TNI, Polri, relawan, dan unsur masyarakat masih melakukan evakuasi, pencarian korban, pembersihan akses jalan, serta distribusi bantuan logistik. Upaya tersebut difokuskan untuk menjamin keselamatan warga dan mempercepat pemulihan aktivitas dasar masyarakat.
Baca juga : Stok Berlimpah Jelang Nataru, Masyarakat Nggak Usah Beli Pangan Berlebihan
Purbaya menambahkan, BNPB masih memiliki anggaran siaga bencana sekitar Rp500–600 miliar yang dapat digunakan untuk penanganan darurat awal. Sementara itu, dana tambahan akan bersumber dari pos dana darurat bencana dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan disalurkan melalui mekanisme Anggaran Belanja Tambahan (ABT).
Ia menegaskan, skema ABT siap diaktifkan segera setelah BNPB mengajukan permohonan resmi. Hal ini disampaikan seiring pagu anggaran BNPB tahun 2025 yang ditetapkan sebesar Rp2,01 triliun, turun dibandingkan alokasi 2024 sebesar Rp4,92 triliun. Pemerintah memastikan penyesuaian tersebut tidak menghambat penanganan bencana karena pendanaan darurat tetap tersedia untuk kebutuhan mendesak di lapangan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya