BREAKING NEWS
 

PTPN I Siapkan Lahan 1.100 Hektare Tanam Kelapa di Sumut

Reporter : HENDRAWAN KOSIM WIJAYA
Editor : MUHAMAD FIKY
Senin, 12 Januari 2026 12:18 WIB
Setelah melakukan tanam perdana kelapa seluas 50 hektare di Jember, Jawa Timur, akhir tahun lalu, PTPN I kini menyiapkan lahan seluas 1.100 hektare di Sumatera Utara. Foto: PTPN I

RM.id  Rakyat Merdeka - Setelah melakukan tanam perdana kelapa seluas 50 hektare di Jember, Jawa Timur, akhir tahun lalu, PTPN I kini menyiapkan lahan seluas 1.100 hektare di Sumatera Utara.

Melalui Unit Kerja PTPN I Regional 1, subholding Supporting Co dari Holding Perkebunan Nusantara (HPN), perusahaan mengakselerasi dukungan terhadap Program Hilirisasi Perkebunan Presiden Prabowo Subianto guna memperkuat ketahanan pangan nasional.

Direktur PTPN I Teddy Yunirman Danas mengapresiasi kinerja tim Regional 1 yang saat ini tengah melakukan land clearing untuk penanaman kelapa. Berdasarkan laporan visual yang ditampilkan secara real time, terlihat sejumlah alat berat seperti ekskavator bekerja membentuk bedengan dan sistem drainase di lahan datar yang luas.

Baca juga : Menteri PKP Siapkan 197 Titik Lahan Huntap Korban Bencana di Sumatera

Lokasi kegiatan berada di Kebun Bulu Cina dan Kebun Helvetia yang secara administratif masuk wilayah Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

“Penanaman kelapa ini merupakan respons kami terhadap program ketahanan pangan Bapak Presiden yang berada dalam domain Kementerian Pertanian. Sebagai bagian dari ekosistem, PTPN I bergerak serius dan bertahap. Akhir tahun lalu kami sudah tanam perdana di Jember seluas 50 hektare. Di Sumut ini adalah kelanjutannya dan akan terus bertambah di 14 provinsi di Indonesia,” ujar Teddy di Jakarta, Senin (12/1/2026).

Adsense

Menurut Teddy, industri kelapa yang dikembangkan PTPN I tidak hanya berhenti sebagai produsen buah kelapa segar. Dalam roadmap komoditas kelapa, perusahaan merancang bisnis secara terpadu dari hulu hingga hilir sebagai bagian dari transformasi dan visi besar membangun ekosistem industri kelapa yang tangguh dan berkelanjutan.

Baca juga : PTPN Group Dukung Pembangunan Huntara Danantara di Aceh Tamiang

“Proyek ini tidak hanya berfokus pada perluasan areal tanam, tetapi menjadi pijakan awal pembangunan industri pengolahan kelapa yang lebih kompleks di masa depan. Untuk yang di Sumut, dalam waktu dekat—kalau bisa akhir Januari ini—sudah dilakukan tanam perdana,” jelasnya.

Meski melakukan ekspansi besar-besaran, Teddy menegaskan pengelolaan tidak bersifat eksklusif. Ke depan, PTPN I akan menggandeng partisipasi aktif masyarakat melalui skema kemitraan strategis dengan petani lokal.

“PTPN I melihat peluang besar untuk mensinergikan manajemen lahan inti dengan potensi perkebunan rakyat yang sangat luas di Sumatera Utara. Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2021 mencatat luas tanaman kelapa di provinsi ini telah melampaui 100 ribu hektare. Potensi pasokan bahan baku dari lahan masyarakat tersebut menjadi katalisator utama bagi PTPN I untuk merealisasikan pembangunan fasilitas industri hilir di Regional 1,” tegas Teddy.

Baca juga : Pemprov DKI Siapkan Rute Lanjutan LRT Jakarta Fase 1B Velodrome–Manggarai

Pembangunan industri hilir ini diproyeksikan mampu mengubah peta ekonomi perkebunan daerah. Hasil panen kelapa tidak lagi dijual dalam bentuk butiran, melainkan diolah menjadi produk turunan bernilai tambah tinggi yang mampu menembus pasar global.

Dengan integrasi hulu–hilir yang kuat serta dukungan teknologi budidaya yang tepat, PTPN I optimistis industri ini akan memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan menjadi solusi jangka panjang untuk meningkatkan kesejahteraan petani kelapa di Sumatera Utara.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense