RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji, meninjau penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) di Tanah Sareal, Bogor, Rabu (28/1/2026). Program ini menjadi andalan pemerintah untuk menangani masalah gizi buruk.
Wihaji menjelaskan, penggunaan DASHAT bertujuan memastikan menu yang diberikan sesuai dengan Perpres Nomor 115 Tahun 2025. Program ini difokuskan pada kelompok MBG 3B, yaitu ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD yang memiliki kebutuhan nutrisi khusus.
Baca juga : Polisi Amankan 2 Pelaku Pembacokan Tawuran Maut di Bekasi
"Semangatnya pertama, memastikan menu MBG sesuai perpres karena kebutuhan asupan gizinya memang berbeda. Kedua, menjangkau kelompok sasaran yang selama ini belum terlayani secara optimal, terutama di wilayah 3T," ujar Wihaji saat meninjau DASHAT Kampung KB Bakti Mulia.
Selain urusan menu, Wihaji menyoroti pentingnya pengawasan di lapangan. Ia ingin memastikan makanan tersebut benar-benar dikonsumsi oleh target yang tepat pada jam yang telah ditentukan, dengan pendampingan dari ahli gizi puskesmas.
Baca juga : Kadin Yakin Program Makan Bergizi Gratis Dongkrak PDB Hingga 3,5 Persen
"Saya juga ingin memastikan siapa yang makan dan jam makannya. Jangan sampai setelah ompreng ditinggal, yang makan justru orang lain," tegasnya.
DASHAT dipilih bukan tanpa alasan. Program ini telah berpengalaman menyediakan makanan tambahan dan MPASI, bahkan meraih penghargaan inovasi pelayanan publik terbaik tahun 2025 dari Kemenpan RB. Saat ini, terdapat 17.690 unit DASHAT yang tersebar di seluruh Indonesia.
Baca juga : RI Kini Jadi Rujukan, Jepang Pelajari Program Makan Bergizi Gratis
Wihaji menambahkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional untuk menjangkau wilayah terpencil yang belum tersentuh layanan. "Ada beberapa warga kita, khususnya ibu hamil dan balita di pulau terluar yang belum bisa ter-cover. Ini yang akan kami diskusikan bersama Badan Gizi Nasional untuk difasilitasi," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.