Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Papan Interaktif Program Prabowo Ubah Cara Belajar Kimia di Sleman
Minggu, 11 Januari 2026 17:17 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Inovasi pembelajaran digital mulai memberi warna baru di ruang kelas. Papan Interaktif Digital (PID), bagian dari program Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, kini mulai dioptimalkan di sejumlah sekolah. Salah satunya dalam pembelajaran Kimia bagi siswa kelas XI SMA Negeri 1 Seyegan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Pemanfaatan PID menunjukkan bahwa transformasi pendidikan berbasis teknologi tidak hanya meningkatkan pemahaman akademik, tetapi juga membuka ruang refleksi bagi siswa untuk merancang masa depan. Dari ruang kelas di Sleman, teknologi digital menjadi jembatan antara sains, pembentukan karakter, dan cita-cita generasi muda.
Antusiasme siswa terekam dalam unggahan akun Instagram Yuli Nestiyarum, guru Kimia di SMA Negeri 1 Seyegan. Dalam unggahan tersebut, terlihat keceriaan siswa kelas XI F1 saat mengikuti pertemuan pertama pembelajaran Kimia yang dirancang dalam tiga tahap interaktif.
Baca juga : Keempat Kali, Prabowo Kembali Kunjungi Lokasi Terdampak Bencana Sumatera
“Tahap pertama adalah peninjauan ulang atau review materi konfigurasi elektron. Pada tahap ini, murid secara kolaboratif mengisi konfigurasi elektron menggunakan aturan subkulit dengan memanfaatkan fitur Laboratorium Maya di Ruang Murid pada Rumah Pendidikan,” tulis Yuli.
Memasuki tahap kedua, pembelajaran tidak hanya berfokus pada konsep sains murni, tetapi juga dikaitkan dengan isu global yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.
“Tahap kedua, murid diajak mengenal berbagai perubahan iklim global, salah satunya pemanasan global (global warming). Materi ini diambil dari gim edukasi pada Ruang Murid di Rumah Pendidikan,” sambungnya.
Baca juga : Dijadwalkan Kembali ke Aceh, Prabowo Bakal Tahun Baruan di Lokasi Bencana
Melalui pendekatan tersebut, siswa diajak memahami sains secara kontekstual dan kritis. Yuli berharap metode ini dapat menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak dini. “Harapannya, mereka akan lebih peduli terhadap kelestarian alam demi kehidupan yang lebih baik di masa depan,” ungkapnya.
Tahap ketiga menjadi bagian paling personal dalam proses pembelajaran, yakni refleksi diri. Menggunakan Papan Interaktif Digital, siswa tampak antusias bergantian mengekspresikan gagasan dan cita-cita mereka secara langsung.
“Tahap ketiga adalah refleksi. Semua murid merefleksikan diri dengan tema ‘Aku Ingin Menjadi...’ langsung di Papan Interaktif Digital,” paparnya.
Baca juga : Dapat Becak Listrik Dari Prabowo, Penarik Becak Lansia Blora Bahagia
Menurut Yuli, refleksi tersebut menjadi pemantik semangat agar siswa lebih serius menata masa depan dan memiliki tujuan yang jelas.
“Refleksi ini mendorong murid untuk mengikuti pembelajaran dengan sungguh-sungguh demi mewujudkan cita-cita mereka. Tetap semangat anak-anakku, never stop learning, friends,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya