BREAKING NEWS
 

Komisi III Minta Kasus Hogi Dihentikan, Hendri Satrio Beri Apresiasi

Reporter : HENDRAWAN KOSIM WIJAYA
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Kamis, 29 Januari 2026 15:49 WIB
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Analis komunikasi politik Hendri Satrio mengapresiasi langkah Komisi III DPR RI yang meminta penghentian kasus hukum Hogi Minaya di Sleman. Ia menilai sikap tersebut sebagai respons cepat yang berpihak pada rasa keadilan publik.

Hogi Minaya diketahui ditetapkan sebagai tersangka setelah peristiwa tewasnya seorang penjambret yang mencoba merampas tas istrinya. Penetapan tersangka tersebut menuai kritik luas karena dinilai tidak proporsional.

Dalam rapat yang membahas kasus tersebut, Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman secara tegas mengecam sikap Kasat Lantas Sleman AKP Mulyanto yang menetapkan Hogi sebagai tersangka. Habiburokhman meminta agar proses hukum terhadap Hogi dihentikan.

Baca juga : Komisi III Desak Penghentian Kasus Hogi Minaya Demi Kepastian & Keadilan Hukum

Menanggapi hal itu, Hendri Satrio, yang akrab disapa Hensa menilai, langkah Komisi III patut diapresiasi.

Adsense

“Tindakan Komisi III ini patut diapresiasi secara objektif karena berupaya memulihkan keadilan hukum bagi Hogi. Menurut saya, ini langkah yang tepat, responsif, dan berpihak kepada publik,” ujar Hensa kepada wartawan, Kamis (29/1/2026). 

Dari perspektif komunikasi politik, Hensa menilai langkah Komisi III efektif dalam meningkatkan kepercayaan publik terhadap DPR. Ia melihat adanya upaya nyata dari Komisi III untuk mendengar dan merespons aspirasi masyarakat.

Baca juga : Hasil Revitalisasi dan USB Sekolah Diresmikan, PP Persis Apresiasi Prabowo

“Komunikasi DPR dalam kasus ini bukan sekadar meredam emosi publik, tetapi menunjukkan bahwa lembaga negara mau mendengar dan melihat persoalan rakyat biasa,” tegasnya.

Namun demikian, Hensa mengingatkan agar sikap pro-rakyat seperti ini tidak bersifat insidental. Menurutnya, DPR harus menjadikannya sebagai pola kerja yang konsisten guna memperkuat legitimasi sebagai lembaga perwakilan rakyat.

Ia juga menegaskan DPR tidak seharusnya menunggu sebuah kasus menjadi viral untuk kemudian turun tangan.

Baca juga : Kualitas Huntara Sumbar Ditingkatkan, Nindya Karya: Arahan Presiden Terlaksana

“Tindakan seperti ini cukup bagus untuk menarik kembali simpati publik dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap DPR sebagai wakil mereka,” pungkas Hensa.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense