BREAKING NEWS
 

Kemendikdasmen Berduka Atas Wafatnya Murid SD di Ngada, NTT

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Rabu, 4 Februari 2026 18:01 WIB
Wamendikdasmen Atip Latipulhayat (Foto: Instagram Atip)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya seorang murid sekolah dasar di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Kemendikdasmen menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya salah satu murid sekolah dasar di Kabupaten Ngada, NTT. Peristiwa ini menjadi keprihatinan bersama dan kami menyampaikan empati kepada keluarga, teman, guru, serta seluruh warga sekolah yang terdampak,” ujar Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Atip Latipulhayat, dalam keterangan resmi, Rabu (4/2/2026).

Atip menegaskan, peristiwa tersebut merupakan kejadian yang sangat serius. Menurutnya, kesejahteraan psikososial anak merupakan persoalan kompleks yang dipengaruhi banyak faktor, sehingga memerlukan perhatian berkelanjutan dari berbagai pihak.

Baca juga : Pramono Berduka atas Meninggalnya Pengemudi Terjebak Banjir di Jalan Latumeten

“Kondisi emosional anak dipengaruhi berbagai faktor yang saling terkait, sehingga memerlukan perhatian dan dukungan berkelanjutan dari keluarga, sekolah, masyarakat, dan negara,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, mendiang murid tersebut tercatat sebagai penerima manfaat Program Indonesia Pintar (PIP) sebagai bagian dari kebijakan afirmasi pendidikan. Dana program itu telah disalurkan sesuai mekanisme yang berlaku.

Adsense

Meski demikian, Atip menekankan, perlindungan anak, khususnya bagi mereka yang berasal dari keluarga rentan, tidak cukup hanya melalui bantuan finansial. Menurutnya, diperlukan pendampingan psikososial, perhatian moral, serta lingkungan tumbuh kembang yang suportif.

Baca juga : Kemendikdasmen Dorong Sekolah Jadi Ruang Aman Untuk Guru Dan Siswa

Saat ini, lanjut Atip, Kemendikdasmen melalui Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Nusa Tenggara Timur telah berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah dan perangkat daerah terkait untuk memberikan pendampingan kepada keluarga korban.

Selain itu, Pemerintah juga menyiapkan dukungan keberlanjutan pendidikan bagi anggota keluarga lainnya serta memastikan akses layanan sosial dan pendidikan dapat terpenuhi.

Atip menambahkan, peristiwa tersebut harus menjadi pengingat bagi semua pihak mengenai pentingnya menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak.

Baca juga : Mendikdasmen Terbitkan Permendikdasmen Sekolah Aman dan Nyaman

“Satuan pendidikan bersama orang tua dan masyarakat memiliki peran penting dalam membangun komunikasi terbuka, agar setiap anak merasa aman untuk mengekspresikan kerentanan mereka, memperkuat kepedulian terhadap kondisi emosional anak, serta memastikan setiap anak merasa didengar, dihargai, dan mendapatkan pendampingan yang memadai,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh pihak menyikapi informasi secara bijak serta menghindari penyebaran spekulasi yang berpotensi menambah beban psikologis keluarga korban dan komunitas sekolah.

Kemendikdasmen menegaskan pentingnya dukungan bersama antara sekolah, keluarga, masyarakat, media, serta pemerintah pusat dan daerah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan suportif sebagai bagian dari upaya mencegah peristiwa serupa di masa mendatang.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense