Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Mendikdasmen Resmikan TK Muslimat NU Hasil Revitalisasi di Kudus
Kamis, 18 Desember 2025 13:04 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah terus memperkuat layanan pendidikan anak usia dini melalui program revitalisasi satuan pendidikan. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meresmikan hasil revitalisasi tahun 2025 terhadap 10 satuan pendidikan di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Salah satu sekolah yang diresmikan langsung dalam kunjungan kerja tersebut adalah Taman Kanak-Kanak (TK) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Roudlotut Tholibin.
Mendikdasmen menegaskan, revitalisasi satuan pendidikan merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan nasional sejak usia dini guna membangun generasi Indonesia yang unggul dan hebat. Tahun ini, secara nasional Pemerintah mengalokasikan anggaran revitalisasi, baik untuk renovasi maupun pendirian sekolah baru, sebesar Rp 16,9 triliun untuk 16.175 satuan pendidikan.
"Alhamdulillah, progresnya telah mencapai 99 persen dan sebagian besar sudah selesai 100 persen. Tinggal menunggu peresmian, termasuk yang kita resmikan hari ini,” ujar Mendikdasmen, dalam keterangan yang diterima redaksi, Kamis (18/12/2025).
Selain perbaikan sarana fisik, Mendikdasmen juga menyoroti program digitalisasi pembelajaran melalui penyediaan Interactive Flat Panel (IFP). Menurutnya, pemanfaatan teknologi pembelajaran mampu menciptakan suasana belajar yang lebih aktif dan menyenangkan bagi anak-anak.
Baca juga : Kemnaker Resmikan Gerai Kedua Indomaret di Gedung Vokasi
“Tadi saya melihat langsung anak-anak belajar dengan gembira dan ceria. Anak-anak bisa bergerak, belajar sambil bermain,” tambahnya.
Penguatan Pendidikan Anak Usia Dini
Dalam kesempatan tersebut, Mendikdasmen kembali menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat pendidikan anak usia dini melalui kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun yang dimulai dari jenjang taman kanak-kanak. Dukungan pemerintah tidak hanya berupa sarana dan prasarana, tetapi juga bantuan langsung kepada peserta didik melalui Program Indonesia Pintar (PIP) untuk jenjang TK.
“Mulai tahun 2026, anak-anak TK juga akan menerima Program Indonesia Pintar sebesar Rp 450 ribu. Program ini menjangkau sekitar 888 ribu peserta didik TK di seluruh Indonesia,” ungkapnya.
Manfaat bagi Warga Sekolah
Revitalisasi yang diterima TK Muslimat NU Roudlotut Tholibin meliputi pembangunan area bermain, perbaikan toilet dan sanitasi, serta penyediaan perlengkapan pembelajaran digital dan alat permainan edukatif.
Baca juga : Menkop Resmikan Command Center Percepat Digitalisasi & Pengawasan Kopdes Merah Putih
Ketua Yayasan TK Muslimat NU Roudlotut Tholibin, Supanti, menyampaikan apresiasinya atas dukungan pemerintah.
“Semoga bantuan ini dapat digunakan dan bermanfaat bagi anak-anak TK Muslimat NU Roudlotut Tholibin,” ujarnya.
Kepala TK Muslimat NU Roudlotut Tholibin, Munjayanah, mengatakan bahwa sebelum revitalisasi, area bermain sekolah belum memadai untuk melayani sekitar 200 murid.
“Para wali murid merasa senang karena sekolah mendapatkan bantuan area bermain dan toilet yang nantinya dapat digunakan oleh anak-anak,” ungkapnya.
Baca juga : Ridha Beberkan Strategi INA Jadikan Jateng Pusat Hilirisasi Baterai Dunia
Sementara itu, Guru TK Muslimat NU Roudlotut Tholibin, Ummi Nuzulul Fitroh, menjelaskan pemanfaatan Interactive Flat Panel yang digunakan secara bergantian di kelas. Ia menyebut anak-anak sangat antusias belajar menggunakan perangkat tersebut dengan mengakses platform Rumah Pendidikan untuk video dan gim edukasi.
“Anak-anak lebih tertarik dan menunjukkan keingintahuan yang tinggi ketika IFP digunakan. Dengan IFP, guru juga bisa lebih variatif dalam menyiapkan metode pembelajaran,” jelas Ummi.
Melalui program revitalisasi satuan pendidikan dan penguatan pendidikan anak usia dini, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menegaskan komitmennya menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan sejak usia dini sebagai fondasi lahirnya generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya