BREAKING NEWS
 

TNI Pulihkan Keamanan 11 Bandara Perintis Di Tiga Wilayah Papua

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : BAMBANG TRISMAWAN
Selasa, 3 Maret 2026 11:26 WIB
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III Letjen TNI Bambang Trisnohadi (kanan) berdiskusi dengan Panglima Komando Daerah TNI Angkatan Udara (Pangkodau) III Marsda TNI Azhar Aditama saat meninjau langsung situasi keamanan Bandar Udara Manggelum, Boven Digoel, Papua Selatan. (Dok. TNI)

RM.id  Rakyat Merdeka - TNI memastikan sebanyak 11 bandara perintis di tiga wilayah Papua telah diamankan sepenuhnya setelah sebelumnya ditutup akibat gangguan keamanan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau teroris Papua.

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen Bambang Trisnohadi mengatakan pengamanan dilakukan menyusul penutupan operasional bandara oleh Kementerian Perhubungan pada 16 Februari lalu.

“Syukur alhamdulillah, pasukan TNI telah berada di seluruh bandara perintis dan memulihkan kondusifitas di tiga wilayah Papua, yakni Papua Pegunungan, Papua Selatan, dan Papua Tengah, yang sebelumnya ditutup oleh Kemenhub,” ujar Bambang kepada wartawan Senin (2/3/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Bambang didampingi Panglima Komando Daerah Angkatan Udara III (Pangkodau III) Marsda TNI Azhar Aditama Djojosugito serta sejumlah personel TNI. Ia turut meninjau langsung salah satu bandara perintis di Distrik Manggelum, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan.

Baca juga : Telkomsel Perkuat Keamanan Digital Pelanggan Selama RAFI 2026

Sebanyak 11 bandara yang kini dijaga selama 24 jam meliputi Lapangan Terbang (Lapter) Iwur, Teiraplu, dan Aboy di Papua Pegunungan; Lapter Korowai Batu Bomakia, Yaniruma, dan Manggelum di Papua Selatan; serta Lapter Beoga, Dagai, Fawi, dan Kapiraya di Papua Tengah.

Pengamanan dilakukan secara terpadu guna memastikan operasional penerbangan berjalan aman dan lancar.

Adsense

Menurut Bambang, keberadaan bandara perintis di Papua memiliki peran vital. Mengingat kondisi geografis yang didominasi hutan lebat dan pegunungan. Bandara menjadi jalur utama distribusi logistik, pelayanan kesehatan, akses pendidikan, serta aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah pedalaman.

“Insya Allah, urat nadi kehidupan sosial, ekonomi, pendidikan, dan kesehatan saudara-saudara kita di pelosok Papua akan kembali berdenyut. Bandara yang kami jamin kondusifitasnya ini segera dibuka untuk masyarakat,” tegasnya.

Baca juga : Tinggalkan Anjing Peliharaan Di Bandara, Pemiliknya Ditangkap

Dalam pelaksanaan pengamanan, TNI juga mengerahkan unsur Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) TNI AU untuk membantu fungsi pelayanan lalu lintas udara, termasuk mendukung pengaturan Air Traffic Controller (ATC). Sinergi matra darat dan udara tersebut dinilai menjadi bentuk kesiapsiagaan TNI dalam menjaga objek vital nasional di wilayah rawan.

Kehadiran pimpinan TNI di lokasi bandara perintis disebut sebagai wujud komitmen negara dalam menjamin keselamatan masyarakat serta menjaga stabilitas pembangunan di Papua.

Sementara itu, tokoh adat, tokoh masyarakat dan pemuka agama di sekitar Bandara Perintis Manggelum menyambut positif langkah pengamanan tersebut. Mereka berharap konektivitas udara segera pulih agar distribusi kebutuhan pokok dan layanan publik dapat kembali berjalan normal.

Dengan pengamanan penuh dari TNI dan dukungan masyarakat setempat, ke-11 bandara perintis tersebut diyakini dapat segera kembali beroperasi secara normal. Sehingga konektivitas udara di Papua tetap terjaga dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca juga : Simak Panduan Perjalanan untuk Pemudik Internasional Agar Mudik Nyaman & Lancar

“Insya Allah, bandara perintis akan kembali dibuka untuk melayani masyarakat Papua. Bersama seluruh elemen bangsa di Bumi Cendrawasih, mari kita jaga dan rawat bandara perintis sebagai simbol kedaulatan, kemajuan, dan kemakmuran Papua dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkas Bambang.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense