Sebelumnya
Pengamat energi Inas Nasrullah Zubir menilai kejadian tersebut menjadi pelajaran penting bagi ketahanan energi Indonesia. Peristiwa itu menunjukkan betapa rentannya Indonesia terhadap praktik perdagangan minyak di pasar spot yang sangat fluktuatif.
“Ini bukan pertama kali terjadi di pasar minyak global. Biasanya terjadi saat harga dunia sedang ketat akibat geopolitik dan permintaan tinggi,” ujarnya saat dihubungi, Minggu (15/3/2026).
Menurut Inas, ketergantungan Indonesia pada impor spot melalui perantara di Singapura perlu segera dikurangi. Jika tidak, kejadian serupa berpotensi terulang dan mengganggu stabilitas harga BBM dalam negeri.
Baca juga : Mudik Rakyat, Pelabuhan Penuh, Tol Padat, Stasiun Ramai
Ia juga menyoroti pernyataan Bahlil yang menyebut hukum normal tidak lagi berlaku. Menurutnya, secara hukum kontrak tender antara Pertamina dan trader tetap mengikat sebagai binding contract dalam hukum perdagangan internasional.
“Trader yang melanggar bisa digugat di arbitrase internasional, biasanya melalui Singapore International Arbitration Centre atau ICC,” jelasnya.
Inas menyarankan agar Pertamina dan Kementerian ESDM memantau ketat pergerakan dua kapal kargo tersebut. Jika tidak tiba sesuai jadwal pada 18 Maret, pemerintah perlu segera melayangkan somasi dan memasukkan trader tersebut ke daftar hitam.
Baca juga : Rendy Umboh: Gagasan Ini Visioner, Menarik Dan Terdepan
Sebagai langkah antisipasi, pemerintah juga harus menyiapkan kargo pengganti dari sumber lain, seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, atau pasar spot lain, meskipun harganya mungkin lebih mahal. Langkah ini penting untuk memastikan stok BBM nasional tetap aman menjelang Lebaran.
Dalam jangka menengah dan panjang, Inas menilai pemerintah perlu mengurangi ketergantungan pada pasar spot Singapura. Salah satunya dengan memperbanyak kontrak jangka panjang dengan produsen minyak utama, seperti negara-negara OPEC, Rusia, maupun Amerika Serikat.
Pemerintah juga didorong mempercepat pembangunan serta revitalisasi kilang minyak domestik agar produksi dalam negeri meningkat. Selain itu, cadangan strategis minyak nasional perlu diperbesar seperti yang dilakukan negara-negara maju. [MEN]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.