BREAKING NEWS
 

Arus Balik Lebaran, Jalan Tol One Way, Rest Area Buka-Tutup

Reporter : NUR ROCHMANNUDIN
Editor : SISWANTO
Rabu, 25 Maret 2026 08:10 WIB
Foro: Jasamarga Transjawa

RM.id  Rakyat Merdeka - Memasuki H+3 Lebaran, arus balik ke arah Jakarta alami lonjakan. Demi urai kemacetan, rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) diberlakukan di sejumlah ruas tol utama. Sementara rest area menerapkan buka-tutup untuk mengurai kepadatan kendaraan.

Ribuan pemudik yang sebelumnya pulang ke kampung halaman kini bergerak serentak kembali ke ibu kota dan kota-kota penyangga, seperti Bekasi, Depok, Tangerang, dan Bogor. Banyaknya pemudik yang pulang serentak, membuat volume kendaraan menuju Jakarta terpantau meningkat pada H+3 Lebaran, terutama di ruas tol Trans Jawa.

Di ruas Tol Kalikangkung hingga Cikampek, Korlantas Polri memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem one way secara situasional. Sterilisasi jalur untuk penerapan one way nasional telah dilakukan sejak Selasa (24/3/2026) pukul 11.00 WIB.

Kebijakan ini diambil setelah volume kendaraan melonjak tajam sejak pagi. Laju kendaraan yang sempat tersendat perlahan mulai terurai, meski kepadatan masih terasa di sejumlah titik.

Petugas tampak berjaga di sepanjang jalur. Mereka mengatur arus kendaraan dan memastikan pengendara tetap berada di jalur yang telah ditentukan selama pemberlakuan one way. Pengeras suara sesekali terdengar, mengingatkan pemudik untuk tetap berhati-hati dan menjaga jarak aman.

Kepadatan tak hanya terjadi di badan jalan tol, tetapi juga di area istirahat. Sejumlah rest area dipadati kendaraan yang hendak berhenti sejenak setelah menempuh perjalanan panjang. Untuk mengantisipasi penumpukan, pengelola tol bersama Jasa Marga menerapkan sistem buka-tutup secara situasional.

Baca juga : Pimpin One Way Nasional Arus Balik Lebaran, Kapolri Imbau Utamakan Keselamatan

Di beberapa titik seperti KM 52 dan KM 62 Tol Jakarta–Cikampek, akses masuk rest area sempat ditutup sementara. Kendaraan dialihkan ke titik istirahat berikutnya guna mencegah antrean panjang hingga ke badan tol.

Pengaturan ketat ini dilakukan karena rest area kerap menjadi titik pemicu kemacetan. Saat kendaraan melambat untuk masuk area istirahat, laju di jalur utama ikut tersendat dan menimbulkan efek berantai.

Kebijakan one way sendiri tertuang dalam Surat Keputusan Bersama yang melibatkan lintas kementerian dan lembaga, termasuk kepolisian. Skema ini berlaku di ruas Tol Semarang–Solo KM 421 hingga Tol Jakarta–Cikampek KM 70, mulai 23 Maret hingga 29 Maret 2026.

Pemberlakuan one way nasional ditandai dengan flag off di KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama sejumlah pejabat, di antaranya Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Menko PMK Pratikno.

Adsense

"Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa sampai dengan tanggal 24 Maret tercatat kendaraan yang keluar Jakarta kurang lebih 2.380.401 kendaraan yang melalui jalur tol. Oleh karena itu, sore ini kita laksanakan one way nasional karena kita perkirakan puncak arus balik terjadi di hari ini," ujar Sigit di GT Kalikangkung.

Ia menegaskan, berbagai langkah telah disiapkan untuk mencegah terjadinya penumpukan kendaraan. Termasuk pemanfaatan jalur alternatif dan tol fungsional.

Baca juga : Akhir Libur Lebaran, Saleh Husin Dan Pramono Anung Gowes 60 KM

"Kita membagi agar tidak terjadi bottleneck pada saat sampai di arah Jakarta. Oleh karena itu, tentunya ada penggunaan-penggunaan tol fungsional, kemudian rekayasa lalu lintas yang akan dilaksanakan," imbuhnya.

Kapolri juga mengingatkan pemudik untuk mengutamakan keselamatan dan tidak memaksakan diri saat lelah. "Manfaatkan seluruh fasilitas yang diberikan oleh pemerintah, apakah itu di rest area, pos pelayanan, maupun pos terpadu. Yang kecapekan tentunya kita harapkan untuk bisa beristirahat dan jangan memaksakan diri," pungkasnya.

Senada, Pratikno menyebut pemberlakuan one way merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mengelola arus balik.

"Kita baru saja membuka jalur tol satu arah ini adalah bagian dari upaya untuk manajemen arus balik memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, mengurai kepadatan lalu lintas dan dengan tetap menjaga keselamatan, kenyamanan para pengendara selama dalam perjalanan," kata Pratikno.

Sementara itu, Kementerian Perhubungan mencatat hingga 22 Maret 2026 sekitar 39,9 persen kendaraan telah kembali ke Jakarta dari total proyeksi 3,4 juta kendaraan selama periode arus balik. Pada puncak arus balik 24 Maret, volume kendaraan diperkirakan mencapai sekitar 285 ribu unit menuju Jabodetabek.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, menilai fleksibilitas waktu kerja menjadi langkah strategis untuk mendistribusikan arus kendaraan. "Harapan kami pengusaha swasta memberi kelonggaran kepada para pegawainya untuk memanfaatkan WFA dalam mengatur waktu kepulangan," ujarnya.

Baca juga : Arus Balik Naik, Jasa Marga Buka-Tutup Rest Area Tol KM 62B Dan 52B Tol Japek

Menurutnya, tanpa pengaturan waktu yang baik, lonjakan kendaraan berpotensi memicu kemacetan panjang, terutama di ruas tol utama dan rest area.

Di sisi lain, Vice President Corporate Secretary & Legal Jasa Marga Tollroad Operator menyebut penutupan sementara Rest Area KM 52B dilakukan secara situasional untuk mengantisipasi kepadatan.

"Penutupan sementara Rest Area KM 52B dilakukan untuk mengurangi potensi antrean kendaraan yang keluar masuk rest area yang dapat berdampak pada kelancaran arus lalu lintas di jalur utama," ujarnya.

Pengguna jalan tol diimbau merencanakan perjalanan dengan baik, menjaga kondisi kendaraan dan fisik, serta mematuhi arahan petugas di lapangan. Arus balik tahun ini kembali menjadi ujian koordinasi dan kesiapan infrastruktur, di tengah upaya memastikan perjalanan masyarakat tetap aman dan lancar. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense