Dark/Light Mode

Arus Mudik Ke Jawa Meningkat, Rekayasa Lalin Diperkuat

Rabu, 18 Maret 2026 10:12 WIB
Foto: JTT
Foto: JTT

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memperkuat rekayasa lalu lintas seiring meningkatnya arus mudik menuju wilayah Timur Trans Jawa guna menjaga kelancaran perjalanan di jalur utama tol.

Peningkatan volume kendaraan terpantau di Gerbang Tol Cikampek Utama, dengan arus menuju arah Timur mengalami lonjakan signifikan dibandingkan kondisi normal.

Corporate Secretary and Legal PT JTT Ria Marlinda Paallo mengatakan, pihaknya bersama Kepolisian telah mengoptimalkan rekayasa lalu lintas, salah satunya melalui penerapan sistem satu arah (one way) lokal tahap I.

“Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, saat ini JTT bersama Kepolisian telah menerapkan rekayasa lalu lintas berupa one way lokal,” ujar Ria dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Rabu (18/3/2026).

Rekayasa one way diberlakukan mulai dari KM 70 Ruas Tol Jakarta–Cikampek hingga KM 263 Ruas Tol Pejagan–Pemalang. Selain itu, contraflow juga diterapkan di sejumlah titik kepadatan.

Baca juga : Program Mudik Nyaman Bersama BUMN, Peruri Berangkatkan 500 Pemudik

Contraflow diberlakukan dari KM 55 hingga KM 70 arah Cikampek guna mengurai kepadatan kendaraan yang terus meningkat.

JTT juga mengoperasikan 22 gardu di Gerbang Tol Cikampek Utama secara situasional untuk mempercepat transaksi dan mengurangi antrean kendaraan.

“Pengoperasian gardu dilakukan secara optimal dan bersifat situasional guna memastikan kelancaran transaksi serta meminimalkan antrean kendaraan,” katanya.

Di sisi lain, JTT masih memberlakukan potongan tarif tol sebesar 23 persen di ruas Batang–Semarang untuk membantu distribusi lalu lintas selama periode mudik.

Data JTT mencatat jumlah kendaraan menuju Timur melalui Gerbang Tol Cikampek Utama mencapai 290.799 unit atau meningkat 68,99 persen dibandingkan lalu lintas normal.

Baca juga : Kapolri Pastikan Rekayasa Lalin Untuk Mudik Optimal

Sementara itu, arus kendaraan dari arah Timur menuju Jakarta tercatat sebanyak 161.129 unit atau mengalami penurunan dibandingkan kondisi normal.

Peningkatan volume kendaraan juga terjadi di sejumlah ruas tol di wilayah Jawa Tengah. Di Gerbang Tol Kalikangkung, kendaraan menuju Semarang tercatat sebanyak 153.113 unit, sedangkan kendaraan yang meninggalkan Semarang mencapai 93.820 unit.

Kenaikan juga terlihat di Gerbang Tol Banyumanik menuju Solo dengan volume kendaraan mencapai 184.211 unit.

Di wilayah Jawa Timur, peningkatan tercatat di Gerbang Tol Warugunung menuju Surabaya sebanyak 136.817 kendaraan, sementara arah Jakarta mencapai 129.525 kendaraan.

Namun, penurunan volume kendaraan terlihat di Gerbang Tol Kejapanan Utama dan Singosari, khususnya untuk arus menuju Malang dan Surabaya dibandingkan kondisi normal.

Baca juga : Tinjau Tol Kalikangkung, Kapolri Pastikan Rekayasa Lalin Optimal Hadapi Mudik

JTT mengimbau pengguna jalan tol untuk tetap mengutamakan keselamatan, merencanakan perjalanan dengan baik, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima.

Pengguna jalan juga diingatkan untuk memastikan kecukupan bahan bakar dan saldo uang elektronik. Informasi lalu lintas terkini dapat diakses melalui layanan Jasa Marga di nomor 133 atau aplikasi Travoy.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.