BREAKING NEWS
 

Pamer Kenaikan Setoran Pajak Kendaraan, Gubernur Jabar Sindir Pengkritik Nyinyir

Reporter : HAIKAL AMIRULLAH
Editor : ROMDONY SETIAWAN
Kamis, 26 Maret 2026 06:45 WIB
Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi. (Foto: Dok. Pemprov Jabar)

 Sebelumnya 
“Tingginya partisipasi dalam membayar pajak, menandakan bahwa warga Jawa Barat menginginkan infrastruktur yang lebih baik. Warga Jabar cinta sama jalan yang mulus, seperti sikuit balap,” kelakarnya. 

Lebih lanjut, Dedi menyinggung para pengkritik yang kerap “nyinyir”, atas kebijakan dan program Pemprov Jabar. Namun, dia mengaku menikmati kritik itu dan menganggapnya sebagai “obat” bagi kepemimpinannya. 

“Saya juga terima kasih kepada yang setiap hari nyinyir dan kritik. Itu seperti minum obat, pahit tapi membuat saya lebih sehat,” cetusnya. 

Baca juga : Politisi Gerindra Ingatkan Dampak Ekonomi Global

Menurut Dedi, kritik yang terus mengalir menandakan bahwa masyarakat peduli terhadap kinerja Pemerintah dan dirinya sebagai kepala daerah. 

“Saya memahami, yang mengkritik itu juga bentuk kecintaan. Karena setiap hari di pikirannya ada saya,” ucapnya. 

Dia menegaskan, dukungan dan kritik memiliki peran penting dalam menjaga arah pembangunan di Jabar. 

Baca juga : BNI Suntik Pegadaian Kredit Pembiayaan 10 T

“Saya tidak ada artinya tanpa dukungan masyarakat, baik yang memuji maupun yang mengkritik,” tandasnya. 

Sebagai informasi, program diskon pajak yang digagas Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jabar dirancang untuk mendorong kepatuhan wajib pajak sekaligus memberikan keringanan di momen Lebaran. Program itu berlaku untuk pajak kendaraan tahunan. 

Bapenda Provinsi Jabar menyebut, layanan tetap berjalan optimal selama libur Lebaran, dengan dukungan operasional hingga 24 jam di sejumlah titik. Mereka memastikan setiap rupiah pajak yang dibayarkan masyarakat, akan kembali dalam bentuk pembangunan nyata. [KAL]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense