Dark/Light Mode

Sesi Latihan F1 Jepang, Aston Martin Jajal Pembalap Muda

Kamis, 26 Maret 2026 06:15 WIB
Jack Crawford. (Foto: Instagram/jakcrawford_)
Jack Crawford. (Foto: Instagram/jakcrawford_)

RM.id  Rakyat Merdeka - Aston Martin memberi panggung kepada pembalap muda Jack Crawford pada sesi latihan bebas pertama (FP1) Formula 1 Grand Prix Jepang di Sirkuit Suzuka, akhir pekan ini.

Crawford akan menggantikan Fernando Alonso. Langkah ini menunjukkan komitmen Aston Martin untuk memoles talenta muda sekaligus mengumpulkan data teknis tambahan untuk pengembangan mobil AMR26. 

Bagi Crawford, kesempatan tersebut menjadi yang ketiga l. Sebelumnya tampil pada FP1 GP Meksiko dan Abu Dhabi musim lalu. 

Baca juga : Dea Imut, Tulang Punggung Keluarga, Rela Tunda Menikah

“Saya sangat antusias bisa kembali mengemudi untuk tim di Suzuka. Ini sirkuit yang menuntut, dan saya tidak sabar menerapkan apa yang saya pelajari di simulator ke lintasan nyata,” ujar Crawford seperti dikutip dari Crush, kemarin. 

Pembalap asal Inggris itu menegaskan akan memanfaatkan sesi ini semaksimal mungkin demi memberikan kontribusi bagi tim. Ia juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Aston Martin. 

Kepala Tim Mike Krack menyebut kesempatan ini penting untuk perkembangan Crawford. Menurutnya, pembalap muda itu menunjukkan progres signifikan, terutama melalui kerja intensif di simulator. “Ia telah bekerja keras, dan sesi ini akan membantunya membangun pengalaman di lintasan. 

Baca juga : Prabowo Pastikan MBG Tak Kena Efisiensi

Ini juga penting bagi tim untuk mendapatkan data serta umpan balik,” kata Krack. 

Keputusan ini sekaligus menegaskan tren di Formula 1 yang semakin membuka ruang bagi pembalap muda dalam sesi latihan resmi. Regulasi mendorong tim untuk memberi jam terbang kepada talenta junior sebagai bagian dari regenerasi. 

Sementara itu, Fernando Alonso tetap menjadi andalan utama Aston Martin untuk sesi kualifikasi dan balapan. Pembalap veteran asal Spanyol tersebut diharapkan mampu membawa tim bersaing di papan tengah, meski tantangan musim ini kian ketat. 

Baca juga : Soal Negosiasi Selat Hormuz, Klaim Trump Dibantah Iran

Dalam perkembangan lain, persaingan Formula 1 musim 2026 diprediksi semakin sengit seiring penerapan sejumlah aturan baru yang membuat balapan lebih kompetitif. Tim-tim besar seperti Red Bull, Mercedes, dan Ferrari masih menjadi tolok ukur, namun celah kejutan terbuka lebar bagi tim seperti Aston Martin. 

Dengan kombinasi pengalaman Alonso dan pengembangan talenta muda seperti Crawford, Aston Martin mencoba menjaga keseimbangan antara performa jangka pendek dan investasi masa depan di tengah ketatnya persaingan jet darat. [DNU]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.