RM.id Rakyat Merdeka - Jembatan Gantung Perintis Garuda di atas Sungai Moro'o, Desa Ononamolo III, Kecamatan Mandrehe Barat, Nias Barat, telah rampung pada Rabu (25/3/2026). Kehadiran jembatan ini membuka akses secara signifikan bagi masyarakat di wilayah tersebut.
Jembatan perintis ini menghubungkan empat desa sekaligus, salah satunya dengan Desa Hilidaura. Jembatan ini tak hanya jadi sarana penyeberangan, tapi juga jalur penting dalam mendukung aktivitas warga sehari-hari.
Baca juga : Sarinah Gelar Mudik Gratis dan Aksi Sosial untuk Ratusan Warga
Seorang warga setempat menuturkan, sebelum ada Jembatan Gantung Perintis Garuda, jarak tempuh menuju pusat kecamatan mencapai 5 kilometer (KM). Dengan adanya jembatan ini, jarak tempuh hanya 2 KM.
"Kalau kami keliling, ada selisih 5 kilo kurang lebih. Kalau lewat sini, paling 2 kilo sudah sampai di Kecamatan," kata dia, seperti keterangan Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Jumat (27/3/2026).
Baca juga : Kemenhub Lepas Angkutan Motor Gratis Lebaran Rute Pasar Senen-Lempuyangan
Jembatan gantung ini membentang sepanjang 60 meter dengan lebar 1,2 meter. Harapannya, jembatan ini memperkuat mobilitas warga sehingga lebih mudah dan efisien.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.