RM.id Rakyat Merdeka - Terdakwa kasus dugaan pemerasan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Irvian Bobby Mahendro mengungkapkan, Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel diduga meminta dana operasional sebesar Rp 1 miliar saat baru dua bulan menjabat sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker). Namun, Noel membantah. Dia menyebutnya sebagai fitnah.
Hal itu disampaikan Bobby saat memberikan keterangan sebagai saksi dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Senin (20/4/2026).
Selain untuk Noel, kesaksian Bobby juga ditujukan bagi sejumlah terdakwa lain. Dalam persidangan, jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti waktu permintaan tersebut yang dinilai janggal.
“Baru dua bulan menjabat, sudah meminta uang Rp 1 miliar. Itu jumlah yang besar,” ujar jaksa dalam persidangan.
Baca juga : Prabowo Gagas MBG Sejak 2006, Sebelum Ada Gerindra
Bobby menjelaskan, Noel mulai menjabat sebagai Wamenaker pada September 2024. Ia kemudian menunjuk sejumlah staf khusus, salah satunya D, yang disebut sebagai perwakilannya.
Menurut Bobby, pada Desember 2024, D menghubunginya untuk menyampaikan kebutuhan operasional Noel. Permintaan tersebut disebut mencapai Rp 1 miliar dan diberikan dalam dua tahap masing-masing Rp 500 juta.
“Dia menyampaikan terkait keperluan operasional Wamenaker,” ungkap Bobby.
Ia mengaku penyerahan dana dilakukan dalam bentuk dolar Amerika Serikat (AS) dan diberikan melalui D.
Baca juga : PSI Banten Kebut Bikin Struktur Di Tingkat Ranting
Penyerahan pertama dilakukan pada hari yang sama setelah pertemuan, sedangkan tahap kedua dilakukan sekitar dua hingga tiga minggu kemudian.
Untuk memenuhi permintaan tersebut, Bobby mengaku meminta dana dari pejabat di lingkungan Kemnaker, yakni SKP dan SPR.
Dari SKP diperoleh sekitar 50 ribu dolar AS (sekitar Rp 800 juta) dan dari SPR sebesar 25 ribu dolar AS (sekitar Rp 400 juta).
“Sepengetahuan saya, sumbernya dari dana nonteknis yang dikelola dalam sertifikasi K3,” ujar Bobby.
Baca juga : OJK Mudahkan MBR Akses Rumah Subsidi
Selain itu, Bobby juga mengungkap adanya permintaan sepeda motor Ducati Scrambler warna biru dongker dari Noel pada Desember 2024.
Ia kemudian memesan motor tersebut di dealer Ducati di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, dengan harga sekitar Rp 600 juta.
Menurut Bobby, pembelian motor tersebut juga menggunakan dana nonteknis dari pengurusan sertifikasi K3.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.