RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Agama (Menag) KH. Nasaruddin Umar meminta Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk memperkuat program beasiswa bagi mustahik. Hal ini sebagai langkah strategis dalam memutus rantai kemiskinan.
Menag Nasar menegaskan bahwa kemiskinan tidak semata-mata berkaitan dengan keterbatasan ekonomi, tetapi juga menyangkut keterbatasan akses terhadap ilmu pengetahuan.
Oleh karena itu, ia mendorong BAZNAS untuk memperluas intervensi bantuan melalui sektor pendidikan. Bukan cuma berfokus pada bantuan konsumtif.
Baca juga : Jangan Ada Kecurangan, DPR Minta Panitia SNBT Perketat Pengawasan UTBK
“Dalam surat Al-Ma’un, miskin bukan hanya soal harta, tetapi juga ilmu pengetahuan. Kita ingin masa depan di mana kemiskinan umat dapat diatasi melalui lahirnya generasi berilmu lewat program beasiswa yang masif,” kata Prof. Nasar dalam acara BAZNAS Collaborative Leadership (BCL) 2026 di Pusdiklat Kemenag, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (21/4/2026).
Nasar menilai, pemberian beasiswa hingga jenjang perguruan tinggi merupakan investasi jangka panjang yang mampu memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Dengan pendidikan yang memadai, mustahik diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup dan keluar dari lingkaran kemiskinan secara berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua BAZNAS, Sodik Mudjahid menyatakan bahwa penguatan program beasiswa merupakan bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) mustahik.
Baca juga : Menko Pangan Minta Dapur MBG Serap Produk Desa
Menurutnya, peningkatan kualitas SDM tidak hanya berdampak pada kemandirian penerima manfaat, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kepercayaan publik terhadap BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat nasional.
Sodik menambahkan, melalui program-program yang terarah dan berdampak seperti beasiswa, BAZNAS optimistis dapat memperluas manfaat bagi masyarakat serta berkontribusi dalam mencetak generasi unggul yang mampu mendorong kesejahteraan umat.
Adapun kegiatan BCL 2026 turut dihadiri jajaran pimpinan BAZNAS periode 2026-2031. Di antaranya Sekretaris Utama, para deputi, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.