BREAKING NEWS
 

Aturan Ketat Masjid Nabawi, Srikandi PPIH Siaga Melayani

Reporter & Editor :
MUHAMMAD RUSMADI
Senin, 27 April 2026 07:25 WIB
Kepala Sektor 5 PPIH Daker Madinah, IPTU Elfi Ryany. (Foto: MCH Kemenhaj)

RM.id  Rakyat Merdeka - Tingginya intensitas ibadah di Masjid Nabawi membuat otoritas Arab Saudi memberlakukan aturan ketat yang wajib dipatuhi seluruh jemaah, termasuk dari Indonesia. Di sisi lain, para petugas haji Indonesia bekerja tanpa henti, demi memastikan jemaah tetap aman, nyaman, dan terhindar dari pelanggaran. 

Kepala Seksi Khusus (Seksus) Nabawi Daker Madinah, Thoriq menegaskan, ketidaktahuan terhadap aturan tidak bisa dijadikan alasan untuk menghindari sanksi. Aparat keamanan setempat, atau askar, disebut akan bertindak tegas tanpa pandang bulu terhadap setiap pelanggaran. 

“Siapapun yang melanggar pasti akan ditindak. Pengawasan dilakukan ketat, bahkan banyak petugas yang tidak berseragam dan membaur dengan jemaah,” ujarnya, Minggu (26/4/2026). 

Sejumlah larangan diberlakukan di area masjid, di antaranya melakukan siaran langsung (live) di media sosial, membuat konten komersial, serta mendokumentasikan evakuasi medis atau jenazah. Jemaah juga dilarang membawa atribut organisasi, bendera, membuat kegaduhan, menggunakan pengeras suara, hingga merokok. 

Baca juga : Bestari Barus: Memberangus Suara Rakyat Dan Buruk Bagi Demokrasi

Pelanggaran ringan umumnya berujung pada pembinaan, tapi pelanggaran berat seperti keributan atau tindakan asusila dapat diproses secara hukum. Bahkan, pelanggaran tertentu seperti merokok bisa langsung dikenai denda hingga 400 riyal Saudi. 

Untuk membantu jemaah tetap tertib, Tim Seksus Nabawi menyiagakan 68 personel yang tersebar di berbagai titik strategis. Mereka membantu akses ke Raudhah, menangani jemaah tersesat, hingga mengatasi kehilangan barang.

Di tengah situasi tersebut, peran petugas haji Indonesia menjadi semakin krusial. Salah satu sosok yang mencuri perhatian adalah IPTU Elfi Ryany, Kepala Sektor 5 PPIH Daker Madinah, yang menjadi satu-satunya perempuan di jajaran pimpinan sektor tahun ini. 

Adsense

Memimpin wilayah penginapan jemaah yang berjarak sekitar 500–600 meter dari Masjid Nabawi, Elfi memastikan pelayanan tetap optimal meski berada di area terluar. Akses menuju masjid bahkan harus melewati kawasan Masjid Ghamamah sebelum tiba di pelataran utama. 

Baca juga : Adi Prayitno: Bisa Menjadi Kiamat Bagi Parpol-parpol Kecil

“Jarak bukan halangan. Yang penting jemaah tetap terlayani dengan baik,” kata Elfi, Minggu (26/4/2026). 

Mengemban tanggung jawab besar di tengah dominasi pemimpin laki-laki, Elfi mengaku tertantang sekaligus termotivasi. Dia menegaskan, profesionalisme tidak ditentukan oleh gender, melainkan oleh komitmen dan kerja sama tim. 

Menurutnya, soliditas menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai rdinasikan layanan lintas sektor, mulai dari akomodasi, transportasi, kesehatan, konsumsi, hingga perlindungan jemaah. 

Salah satu tantangan yang kerap muncul adalah jemaah yang tersesat usai beribadah. Mengantisipasi hal tersebut, Elfi menerapkan langkah sederhana namun efektif, yakni membagikan kartu identitas hotel kepada setiap jemaah. 

Baca juga : DPR Happy, Ketahanan Energi Kita Diakui Dunia

“Kalau tersesat, cukup tunjukkan kartu hotel, nanti akan dibantu kembali,” jelasnya. 

Selain itu, koordinasi cepat antarpetugas dilakukan melalui komunikasi digital. Jika ada jemaah yang tercecer jauh dari lokasi, tim segera melakukan penjemputan menggunakan kendaraan operasional. 

Sinergi antara penegakan aturan ketat oleh otoritas setempat dan kesiapsiagaan petugas Indonesia menjadi kunci utama kelancaran ibadah di Madinah. Dengan disiplin dan pelayanan maksimal, jemaah diharapkan dapat fokus beribadah tanpa kendala berarti. 

Di tengah padatnya aktivitas di Masjid Nabawi, kehadiran petugas seperti IPTU Elfi Ryany menjadi bukti bahwa dedikasi dan ketangguhan adalah fondasi utama dalam melayani tamu Allah.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense