BREAKING NEWS
 

Pemkab Bekasi Bentuk Satgas Ketenagakerjaan, Libatkan Lintas Sektor

Reporter : HAIKAL AMIRULLAH
Editor : ROMDONY SETIAWAN
Minggu, 17 Mei 2026 19:26 WIB
Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja (Foto: Dok. Pemprov Jabar)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi berkomitmen membentuk Satuan Tugas (Satgas) Ketenagakerjaan. Satgas akan menjadi ruang kolaboratif lintas sektor untuk memperkuat pengawasan, komunikasi, serta penyelesaian berbagai persoalan ketenagakerjaan di wilayah industri terbesar di Indonesia itu.

Penegasan itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja dalam Musyawarah Unit Kerja (Musnik) ke-10 Pimpinan Unit Kerja Serikat Pekerja Automotif Mesin dan Komponen Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia PT Aisin Indonesia di Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Jabar), Sabtu (16/5/2026) malam.

Asep menjelaskan, Satgas Ketenagakerjaan akan melibatkan unsur Pemerintah, pekerja, akademisi, media, hingga berbagai pemangku kepentingan lain. Tujuannya, membangun tata kelola ketenagakerjaan yang lebih responsif dan solutif di Kabupaten Bekasi.

Baca juga : Prabowo: Negara Kuat Harus Punya Ketahanan Pangan Yang Kokoh

"Keberadaan Satgas sangat penting. Sebab, Kabupaten Bekasi merupakan salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional, yang ditopang oleh ribuan perusahaan dan jutaan tenaga kerja dari berbagai sektor industri," ujarnya. 

Adsense

Ia menambahkan, iklim investasi yang sehat harus berjalan beriringan dengan perlindungan hak-hak pekerja, serta komunikasi yang baik antara perusahaan dan tenaga kerja. Dia berharap, kehadiran Satgas akan memperkuat pengawasan, komunikasi, serta membuat penyelesaian persoalan ketenagakerjaan lebih terintegrasi.

Asep mendorong penguatan sinergi antara Pemerintah Derah dan dunia usaha, dalam optimalisasi program Corporate Social Responsibility (CSR). "Program CSR tak boleh bersifat seremonial, tapi harus mampu memberi kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan keluarga pekerja," tegasnya.

Baca juga : BPJS Ketenagakerjaan Bagikan 580 Paket Sembako Di Jakarta Barat

Dalam kesempatan itu, Asep juga mengapresiasi pelaksanaan Musnik ke-10 Pimpinan Unit Kerja Serikat Pekerja Automotif Mesin dan Komponen Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia. Menurut dia, kegiatan itu menjadi bagian dari proses demokrasi organisasi pekerja yang sehat, terbuka, dan bertanggung jawab.

Asep berharap, forum tersebut sekadar mengagendakan pergantian kepemimpinan dan penyusunan program kerja. Dia menilai, pelaksanaan Musnik merupakan momentum strategis untuk memperkuat peran serikat pekerja, utamanya dalam menjaga stabilitas hubungan industrial di Kabupaten Bekasi.

"Hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan, menjadi pondasi penting dalam menjaga stabilitas daerah, meningkatkan kesejahteraan pekerja, sekaligus menjaga kepercayaan dunia usaha dan investasi," cetusnya.

Baca juga : BPJS Ketenagakerjaan Jamin Pendidikan Anak Korban Kecelakaan KRL

Asep menegaskan, serikat pekerja memiliki posisi strategis sebagai mitra Pemerintah dan perusahaan dalam menciptakan iklim kerja yang sehat, aman, produktif, dan kondusif. "Serikat pekerja bukan hanya wadah perjuangan aspirasi kaum pekerja, tapi juga mitra Pemerintah dan perusahaan dalam menciptakan iklim kerja yang sehat dan produktif," tandasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense