RM.id Rakyat Merdeka -
Presiden Prabowo Subianto mulai menyiapkan generasi baru pemimpin perusahaan pelat merah. Sebanyak 400 peserta angkatan perdana Presidential Future Leaders Program (PFLP) 2026 digembleng langsung di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (24/5/2026).
Dalam agenda itu, Prabowo memberikan taklimat khusus kepada para peserta. Hadir sejumlah pejabat di antaranya Mensesneg Prasetyo Hadi, Kepala BP BUMN Dony Oskaria, Kepala BIN Herindra, Wamenkomdigi Angga Raka, Seskab Teddy Indra Wijaya, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah M Qodari, hingga Penasihat Khusus Bidang Komunikasi Hasan Nasbi.
Program tersebut dirancang untuk mencetak calon pemimpin perusahaan BUMN di masa depan.
Baca juga : Presiden Dorong Swasembada Protein Dari Tambak Produktif
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan, PFLP merupakan program yang dirancang langsung oleh Presiden Prabowo. Fokusnya menyiapkan sumber daya manusia unggul untuk memperkuat tata kelola BUMN.
“Program yang dirancang khusus oleh Bapak Presiden ini dipersiapkan untuk membentuk calon pemimpin perusahaan-perusahaan BUMN di masa mendatang,” ujar Teddy dalam keterangan tertulisnya, Minggu (24/5/2026).
Menurut Teddy, 400 peserta yang mengikuti angkatan pertama program itu menjadi bagian dari strategi besar pemerintah memperkuat kepemimpinan di lingkungan BUMN.
Program tersebut, kata dia, mendukung visi Presiden Prabowo dalam membangun tata kelola perusahaan negara yang sehat dan profesional.
Baca juga : Ketua DPD RI Beri Pembekalan 1.700 Calon Wisudawan UGM
“PFLP dirancang untuk mendukung visi Presiden Prabowo dalam menciptakan tata kelola BUMN yang baik melalui penguatan sumber daya manusia yang memiliki best heart and best mind,” jelas Teddy.
Program pendidikan itu berlangsung selama sembilan bulan. Peserta akan melewati tiga tahapan utama.
Tahap pertama berupa pembentukan karakter dan disiplin selama tiga bulan. Setelah itu, peserta mendapat penguatan kapasitas manajerial dan kemampuan pengambilan keputusan di Danantara Corporate University selama empat bulan.
Tahap akhir diisi program magang selama dua bulan di kementerian, lembaga, maupun lingkungan BUMN.
Baca juga : Lapor Presiden Prabowo, Jaksa Agung Serahkan Duit Rp 10,2 T ke Negara
“Program pendidikan selama sembilan bulan tersebut terbagi dalam tiga tahapan, yakni pembentukan karakter dan disiplin selama tiga bulan,” kata Teddy.
“Penguatan kapasitas manajerial dan pengambilan keputusan di Danantara Corporate University selama empat bulan, serta magang selama dua bulan di kementerian, lembaga, maupun lingkungan BUMN,” lanjutnya.
Teddy menegaskan, pemerintah ingin menyiapkan generasi pemimpin BUMN yang profesional, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
“Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam menyiapkan generasi pemimpin BUMN yang profesional, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan masa depan Indonesia,” tutup Teddy.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.