BREAKING NEWS
 

Jemaah Nafar Tsani Mulai Tinggalkan Mina Menuju Makkah

Reporter & Editor :
MUHAMMAD RUSMADI
Sabtu, 30 Mei 2026 19:45 WIB
Jemaah haji asal Jepara, Jawa Tengah, baru saja melaksanakan ibadah melontar jumrah di Jamarat, Mina. [Foto: Rusma/Rakyat Merdeka]

 Sebelumnya 
Selain itu, langkah tersebut juga diperlukan untuk mengurangi risiko kepadatan pada jalur mobilisasi jemaah. Kemenhaj juga meminta jemaah tetap mengikuti arahan petugas, menjaga ketertiban, memastikan seluruh barang bawaan tidak tertinggal, serta mempersiapkan diri sesuai jadwal keberangkatan yang telah ditentukan.

Untuk mendukung kelancaran operasional di Mina, Kemenhaj menempatkan Petugas Satuan Tugas (Satgas) Mina di berbagai titik strategis. Sebanyak 1.356 personel disiagakan guna memberikan layanan, melakukan pengawasan, mengatur arus pergerakan jemaah, serta merespons berbagai kebutuhan di lapangan.

Pos-pos pemantauan Satgas Mina tersebar di sejumlah lokasi penting, antara lain Jalan 616, Jalan 533, depan Mina Al-Wadi Hospital, Jalan 627, bawah Jalan Abdullah bin Abdul Aziz, gerbang Terowongan Muaisim Turki, kawasan depan syarikah, serta sejumlah titik pengarah menuju Jamarat dan jalur kepulangan jemaah.

Baca juga : Mo Salah Menangis Tinggalkan Liverpool: Saya Hancur, Seperti Bayi

“Pos-pos tersebut bertugas mengarahkan jemaah menuju Jamarat, membantu pengaturan arus saat lontar jumrah berlangsung, mengantisipasi kepadatan, serta memastikan jemaah yang kembali dari Jamarat tetap berada di jalur yang aman dan tidak mengambil jalan pintas yang berisiko,” jelasnya.

Sejak Sabtu pagi waktu Arab Saudi, jemaah Nafar Tsani mulai diberangkatkan secara bertahap dari Mina menuju Makkah untuk kembali ke hotel masing-masing. Kemenhaj memperkirakan lalu lintas menuju kawasan hotel masih cukup padat sehingga kemungkinan terjadi pengalihan jalur transportasi.

“Kami mengimbau jemaah tetap sabar dan tenang selama perjalanan menuju hotel. Kami berupaya agar jemaah dapat diturunkan di depan hotel. Namun apabila kondisi lalu lintas tidak memungkinkan karena adanya penutupan jalan, bus akan menurunkan jemaah di titik terdekat yang dapat dijangkau. Kami mohon pengertian dan dukungan jemaah,” ujarnya.

Baca juga : Manifesto Kebangkitan Nasional dan Api Trisakti Menuju Indonesia Emas 2045

Selain aspek mobilitas, Kemenhaj juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi kesehatan. Cuaca di Mina pada siang hari masih relatif panas sehingga jemaah diminta memperbanyak konsumsi air putih, makan secara teratur, menggunakan payung atau pelindung kepala saat berada di luar tenda, serta mengurangi aktivitas fisik yang tidak mendesak.

Perhatian khusus juga diberikan kepada jemaah lanjut usia, penyandang disabilitas, perempuan, serta mereka yang memiliki risiko kesehatan tinggi. Kemenhaj meminta ketua kloter, ketua rombongan, ketua regu, dan sesama jemaah untuk saling membantu serta memberikan pendampingan yang diperlukan.

Menurut Ichsan, semangat kebersamaan dan kepedulian antarsesama jemaah menjadi salah satu kunci sukses penyelenggaraan ibadah haji.

Baca juga : Resmikan Aspol-Sarpras Polda Kaltim, Kapolri Minta Tingkatkan Pelayanan Ke Warga

“Kami kembali mengajak seluruh jemaah haji Indonesia untuk menjaga kekompakan, saling membantu, saling mengingatkan, dan saling menjaga. Semangat gotong royong serta ukhuwah menjadi bagian penting dalam mewujudkan ibadah haji yang aman, tertib, nyaman, dan penuh keberkahan,” tutupnya. (*) 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense