BREAKING NEWS
 

Masuk Istana, Said Buka Peluang Perjuangkan Parliamentary Threshold 0 Persen

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : FAQIH MUBAROK
Selasa, 9 Juni 2026 11:06 WIB
Ketua Umum Sekretariat Bersama Gerakan Kedaulatan Suara Rakyat (Sekber GKSR), Said Iqbal di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (8/6/2026). Foto: Khoirul Umam/RM

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Umum Sekretariat Bersama Gerakan Kedaulatan Suara Rakyat (Sekber GKSR), Said Iqbal berharap aspirasi partai-partai non-parlemen terkait penghapusan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) 0 persen dapat menjadi perhatian pemerintah dan DPR.

Said mengatakan GKSR yang beranggotakan delapan partai non-parlemen, terus mendorong penerapan PT 0 persen pada Pemilu 2029.

Menurutnya, ketentuan ambang batas parlemen menyebabkan jutaan suara pemilih tidak terkonversi menjadi kursi di DPR.

Baca juga : Hadirkan TV Micro RGB, Samsung Dukung Pengalaman Nonton Lebih Personal

"Ada 17 juta lebih suara rakyat yang terbuang sia-sia dari kumpulan partai politik nonparlemen, termasuk Hanura, Perindo, Partai Buruh, Partai Umat, Partai Bulan Bintang, PPP, PKN, dan Partai Berkarya," kata Said di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (8/6/2026).

Menurut Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahterahan Buruh itu, jumlah suara tersebut setara dengan kekuatan partai menengah di DPR.

Adsense

Karena itu, GKSR berharap pemerintah dan DPR mempertimbangkan usulan partai-partai non-parlemen dalam pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu.

Baca juga : Dongkrak Industri Kreatif, Pemerintah Pangkas Pajak Penulis Jadi 1,5 Persen

"Kami usulkan parliamentary threshold 0 persen karena presidential threshold saja sudah 0 persen. Kalaupun tidak bisa 0 persen, sekurang-kurangnya 1 persen," ujarnya.

Ia menilai partai-partai kecil yang berhasil memperoleh kursi di DPR nantinya dapat membentuk fraksi gabungan sehingga tetap dapat menjalankan fungsi legislasi secara efektif.

Saat ditanya apakah pengangkatannya sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh akan mempermudah perjuangan GKSR mendorong PT 0 persen, Said menyatakan hal tersebut memungkinkan untuk diperjuangkan melalui jalur komunikasi dengan pemerintah.

Baca juga : Pemerintah Kejar Target Nol Persen Kemiskinan

"Bisa saja, bisa saja. Tapi belum saya lakukan," akunya.

Said juga menyebut Ketua Dewan Pembina GKSR sekaligus Ketua Umum Partai Hanura, Osman Sapta Odang, saat ini terus menjalin komunikasi politik dengan berbagai pihak. "Mudah-mudahan itu bisa mencairkan suasana untuk mencari titik kompromi," pungkas Said.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense