Dark/Light Mode

Dubes RI Untuk Turki Achmad Rizal Purnama

Jajaki Peluang Kerja Sama Industri Tekstil

Sabtu, 2 Mei 2026 07:21 WIB
Duta Besar Indonesia untuk Turki Achmad Rizal Purnama (kiri) memberikan sovenir kepada CEO Bakırlar Tekstil San Murat Bakır  di Adana, Turki Selatan, Rabu (29/4/2026). (Foto KBRI Ankara)
Duta Besar Indonesia untuk Turki Achmad Rizal Purnama (kiri) memberikan sovenir kepada CEO Bakırlar Tekstil San Murat Bakır di Adana, Turki Selatan, Rabu (29/4/2026). (Foto KBRI Ankara)

RM.id  Rakyat Merdeka - Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Turki Achmad Rizal Purnama menjajaki peluang kerja sama industri tekstil antara Indonesia dan Turki. Dia melakukan serangkaian pertemuan dengan pelaku industri ma¬nufaktur dan rantai pasok bahan baku di Adana, Turki Selatan, Rabu (29/4/2026).

Momen kunjungan diunggah Dubes Rizal di media sosial X @AchmadRPurnama. Dia menekankan pentingnya peran Indonesia dalam mendukung kebutuhan industri tekstil Turki.

“Kami melihat peluang besar untuk memperkuat kemitraan Indonesia dan Turki di industri tekstil,” ujarnya.

Baca juga : BKI Gandeng PLN Indonesia Power Jajaki Kerja Sama Energi Berkelanjutan

Dubes Rizal mengunjungi perusahaan tekstil terintegrasi Bakırlar Tekstil San. ve Tic. Perusahaan ini mencakup proses pembuatan kain, benang, tenun, hingga pewarnaan.

Dalam pertemuan dengan Chief Executive Officer (CEO) Murat Bakır, kedua pihak membahas potensi kerja sama yang dapat memberikan manfaat bagi kedua negara.

“Kami menjajaki peluang untuk memperkuat kemitraan, serta meningkatkan peran Indonesia dalam mendukung industri tekstil Türkiye,” kata Dubes Rizal.

Baca juga : Menperin: Pendidikan Vokasi Jadi Fondasi Pembangunan SDM Industri

Selain itu, dia juga bertemu dengan sejumlah pelaku utama industri tekstil Turki. Salah satunya, Palmiye Dokuma İplik Tek¬stil San. ve Tic. Perusahaan ini bergerak di bidang produksi kain tenun dan benang.

Di sana, Dubes Rizal bertemu dengan General Manager Gazi Güzel. Keduanya membahas peluang kolaborasi konkret, termasuk pasokan bahan baku dari Indonesia.

“Kami mendiskusikan potensi kerja sama. Termasuk suplai bahan baku dari Indonesia untuk mendukung kebutuhan produksi mereka,” ungkap Dubes Rizal.

Baca juga : Pemerintah Kebut Proyek Olah Sampah Jadi Listrik

Sebelumnya, pada Selasa (28/4/2026), Dubes Rizal juga berkunjung ke perusahaan Bulut Group yang telah mengimpor produk tekstil dari Indonesia selama lebih dari 30 tahun.

Rangkaian pertemuan ini menjadi bagian dari upaya diplomasi ekonomi Indonesia untuk memperluas pasar dan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global industri tekstil.

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.