RM.id Rakyat Merdeka - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Adhyaksa Dault mengajak seluruh elemen bangsa memberikan kesempatan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk menuntaskan agenda pembenahan nasional yang tengah dijalankan pemerintah.
Menurut Adhyaksa, berbagai persoalan yang dihadapi Indonesia saat ini merupakan akumulasi masalah selama bertahun-tahun, mulai dari tata kelola sumber daya alam, birokrasi, ketergantungan perdagangan komoditas strategis, hingga praktik korupsi yang mengakar.
“Presiden Prabowo tidak mewarisi kondisi yang sempurna. Beliau mewarisi berbagai persoalan yang sudah menumpuk selama bertahun-tahun. Tidak tepat apabila seluruh beban persoalan bangsa hari ini langsung diarahkan kepada pemerintahan yang baru berjalan,” ujar Adhyaksa dalam keterangannya, Senin (15/6/2026).
Baca juga : Askrindo Syariah Dorong Penguatan Literasi Lewat Penjaminan Pembiayaan Syariah
Adhyaksa menilai Prabowo menunjukkan keberanian politik dalam melakukan pembenahan tata kelola negara, termasuk dalam upaya pemberantasan korupsi.
“Saya melihat Presiden Prabowo menunjukkan sikap yang tegas. Tidak ada kompromi terhadap korupsi. Bahkan ketika dugaan pelanggaran muncul di lingkungan yang dekat dengan kekuasaan, proses penegakan hukum tetap harus berjalan,” katanya.
Ia juga menyoroti penerbitan PP Nomor 24 Tahun 2026 mengenai tata kelola ekspor komoditas sumber daya alam strategis yang menjadi dasar penerapan sistem ekspor satu pintu melalui BUMN Ekspor. Kebijakan tersebut diperkuat melalui Permendag Nomor 15 Tahun 2026 tentang Ekspor Batu Bara, Permendag Nomor 16 Tahun 2026 tentang Ekspor Kelapa Sawit dan Turunannya, serta Permendag Nomor 17 Tahun 2026 tentang Ekspor Paduan Besi.
Baca juga : Dony Oskaria Jelaskan Strategi Percepatan Belanja Pemerintah
Menurut Adhyaksa, langkah tersebut merupakan upaya pemerintah memperbaiki tata kelola perdagangan komoditas strategis agar lebih transparan dan memberi manfaat ekonomi lebih besar bagi negara.
“Presiden Prabowo sedang berusaha memperkuat posisi negara agar kekayaan alam Indonesia benar-benar memberikan manfaat maksimal kepada rakyat Indonesia,” ujarnya.
Adhyaksa menambahkan, agenda hilirisasi yang diperkuat pemerintahan Prabowo menjadi langkah penting agar Indonesia tidak terus bergantung pada ekspor bahan mentah.
Baca juga : Nusa Horti DI ICE BSD Tangerang, Kementan Dekatkan Petani Dengan Masyarakat
“Kita harus memberi kesempatan kepada Presiden Prabowo untuk bekerja. Yang sedang dilakukan hari ini adalah membangun fondasi baru bagi Indonesia yang lebih kuat, lebih mandiri, dan lebih berdaulat secara ekonomi,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.