Dark/Light Mode

Askrindo Syariah Dorong Penguatan Literasi Lewat Penjaminan Pembiayaan Syariah

Senin, 15 Juni 2026 19:37 WIB
Jajaran Direksi dan Komisaris Askrindo Syariah saat peluncuran Buku Penjaminan Pembiayaan Syariah bertajuk Akselerasi UMKM Menuju Ekonomi Berkeadilan, Senin (15/6/2026). (Foto: Dok. Askrindo Syariah)
Jajaran Direksi dan Komisaris Askrindo Syariah saat peluncuran Buku Penjaminan Pembiayaan Syariah bertajuk Akselerasi UMKM Menuju Ekonomi Berkeadilan, Senin (15/6/2026). (Foto: Dok. Askrindo Syariah)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah (Askrindo Syariah) secara resmi meluncurkan Buku Penjaminan Pembiayaan Syariah bertajuk “Akselerasi UMKM Menuju Ekonomi Berkeadilan” dalam sebuah acara yang diselenggarakan di Ballroom Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta Pusat, Senin (15/6/2026).

Buku Penjaminan Pembiayaan Syariah yang diluncurkan pada kesempatan ini merupakan edisi kedua yang disusun sebagai pengembangan dari buku sebelumnya.

Buku ini hadir dengan pembahasan yang lebih mendalam dan komprehensif mengenai peran penjaminan pembiayaan syariah dalam mendukung berbagai sektor ekonomi.

Melalui peluncuran buku ini, Askrindo Syariah berharap dapat mendorong peningkatan pemahaman bersama mengenai peran strategis industri penjaminan syariah, sekaligus memperkuat kolaborasi dan sinergi dalam mendukung pertumbuhan perekonomian syariah nasional.

Baca juga : Dosen UNP Bekali Ibu Rumah Tangga Sungai Nanam Literasi Keuangan dan Inovasi Olahan Kentang

Hadir dalam acara ini Plt. Direktur Utama Askrindo Syariah Aviantono Yudihariadi, dan Komisaris Utama Askrindo Syariah, Siti Ma’rifah.

Hadir pula regulator dan stakeholder, di antaranya Destry Anna Sari, Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kementerian Koperasi M. Riza Adha, Plt. Deputi Bidang Usaha Mikro sekaligus Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM RI, serta Frederica Widyasari Dewi, Ketua Dewan Komisioner OJK yang memberikan keynote speech secara daring.

Kehadiran para pejabat tersebut menunjukkan dukungan dari stakeholder terhadap pengembangan dan penguatan ekosistem keuangan syariah nasional.

Dalam sambutannnya, Aviantono Yudihariadi menegaskan, komitmen Askrindo syariah dalam meningkatkan literasi dan edukasi penjaminan syariah melalui penerbitan Buku Penjaminan Pembiayaan Syariah kedua tersebut.

Baca juga : Dony Oskaria Jelaskan Strategi Percepatan Belanja Pemerintah

“Kami menyadari bahwa keberhasilan perkembangan industri keuangan syariah tidak hanya ditentukan oleh pertumbuhan bisnis dan inovasi layanan semata," ujar Aviantono.

Menurutnya, dibutuhkan pula peningkatan literasi, edukasi, dan pemahaman yang memadai agar masyarakat, pelaku usaha, akademisi, maupun praktisi dapat memahami peran strategis penjaminan pembiayaan syariah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi syariah nasional.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penayangan video milestone yang menampilkan perjalanan penulisan Buku Penjaminan Pembiayaan Syariah, disertai pemaparan singkat mengenai latar belakang dan proses penyusunannya.

Puncak acara ditandai dengan prosesi peluncuran buku secara resmi melalui penekanan tombol digital oleh jajaran Direksi Askrindo Syariah bersama dengan stakeholder.

Baca juga : El Nino Tidak Ganggu Pertanian, Harga Pangan Diharapkan Tetap Stabil

Setelah prosesi peluncuran, dilakukan penyerahan buku secara simbolis sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung pengembangan industri penjaminan syariah.

Kehadiran Buku Penjaminan Pembiayaan Syariah menjadi wujud komitmen Askrindo Syariah dalam mendukung penguatan ekosistem keuangan syariah di Indonesia.

"Melalui buku ini, Askrindo Syariah berharap dapat meningkatkan literasi serta memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan," pungkas Aviantono.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.