BREAKING NEWS
 

Andi Gani Perintahkan Cabut Bendera KSPSI Di Hotel Sultan

Reporter : KINTAN PANDU JATI
Editor : BAMBANG TRISMAWAN
Kamis, 18 Juni 2026 10:43 WIB
Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea memerintahkan pencabutan seluruh bendera KSPSI yang terpasang di kawasan Hotel Sultan, Jakarta. Dok. Ist

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mengaku terkejut setelah mengetahui ratusan bendera KSPSI AGN terpasang di kawasan Hotel Sultan, Senayan, Jakarta.

Andi Gani mengatakan, pihaknya tidak mengetahui siapa yang memasang bendera tersebut. Ia pun langsung menginstruksikan jajaran pengurus KSPSI AGN untuk mendatangi lokasi guna memastikan situasi di lapangan.

"Saya terkejut mengetahui ratusan bendera KSPSI AGN dipasang di lokasi Hotel Sultan yang akan dieksekusi. Saya sudah meminta pengurus KSPSI AGN DKI Jakarta untuk langsung ke lokasi guna memastikan kondisi yang sebenarnya," kata Andi Gani dalam keterangannya, Kamis (18/6/2026).

Baca juga : Wamen Fajar: Transformasi Pendidikan Harus Terasa Di Ruang Kelas

Sebagai tindak lanjut, Andi Gani memerintahkan agar seluruh bendera KSPSI AGN yang berada di lokasi sengketa segera dicabut. Dirinya juga mengaku menerima laporan bahwa pada Rabu (17/6/2026) siang terdapat aksi yang membawa atribut KSPSI AGN.

"Saya perintahkan seluruh bendera KSPSI AGN di lokasi sengketa segera dicabut. Kami akan menindak tegas pihak-pihak yang membawa-bawa atribut KSPSI AGN tanpa seizin organisasi," tegasnya.

Adsense

Meski demikian, Andi Gani meminta Pemerintah memberikan perhatian serius terhadap nasib para pekerja Hotel Sultan yang berpotensi terdampak sengketa tersebut. Menurutnya, para pekerja tidak boleh menjadi korban dari persoalan hukum yang terjadi.

Baca juga : Ali Hanafiah Perintahkan Kader Jadikan KNPI Perekat Persatuan Bangsa

"Perhatian utama kami adalah pemerintah harus memikirkan nasib ribuan pekerja. Mereka hanya mencari nafkah dan tidak terkait dengan sengketa ini," ujarnya.

Ia menegaskan, KSPSI AGN menghormati seluruh proses hukum yang telah berkekuatan hukum tetap dan tidak akan melakukan intervensi terhadap penyelesaian sengketa, terlebih jika menyangkut aset negara.

"Kami tidak akan mengintervensi masalah hukum yang sudah berkekuatan hukum tetap, apalagi menyangkut aset-aset negara. Kami hanya menghimbau agar para pekerja Hotel Sultan menjadi perhatian Pemerintah," jelasnya.

Baca juga : Pemerintah Tambah Bantuan Beras 3 Bulan

Andi Gani kembali menegaskan bahwa KSPSI AGN bersikap netral dalam persoalan sengketa Hotel Sultan dan tidak terlibat dalam konflik tersebut.

"Fokus kami adalah memastikan hak-hak dan keberlangsungan pekerjaan para pekerja tetap mendapat perlindungan," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense