Sebelumnya
Namun, dalam perkembangannya, Travel Hanania disebut belum melaksanakan komitmen sebagaimana yang telah disepakati dalam hasil mediasi tersebut. Harun mengungkapkan, perkara dugaan penipuan yang melibatkan travel tersebut kini telah memasuki proses penanganan oleh aparat penegak hukum.
"Bahkan penyelesaian dugaan penipuan tersebut saat ini telah ditangani oleh pihak berwajib," katanya.
Saat menerima audiensi para jemaah korban Travel Hanania pada Kamis (18/6/2026), Harun kembali menegaskan, Kemenhaj akan terus hadir mendampingi para korban hingga proses penyelesaiannya memperoleh kejelasan. Dia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mengawal proses tersebut agar hak-hak jemaah dapat terpenuhi sebagaimana mestinya.
Baca juga : Duka, Tetap Bertugas, Wamenhaj Kunjungi Keluarga Petugas Haji
"Mari kita berjalan berdampingan dan mengawal bersama agar apa yang menjadi harapan para jemaah dapat diwujudkan," ujarnya.
Selain fokus pada penyelesaian berbagai pengaduan, Kemenhaj juga tengah menyiapkan sistem tata kelola umrah yang lebih kuat dan menyeluruh sebagai langkah pencegahan terhadap kasus serupa di masa mendatang. Sistem baru tersebut dirancang untuk menghadirkan penyelenggaraan umrah yang lebih aman, tertib, nyaman, transparan, serta selaras dengan prinsip-prinsip syariah dan perlindungan konsumen.
Harun mengatakan, salah satu target utama yang ingin dicapai adalah membangun tata kelola umrah yang memiliki standar perlindungan setara dengan penyelenggaraan ibadah haji reguler. Menurutnya, kehadiran Kemenhaj merupakan wujud tanggung jawab negara dalam memastikan setiap warga negara dapat menjalankan ibadah dengan rasa aman dan tenang.
Baca juga : Pemulangan Jemaah Berjalan, Pembenahan Haji Disiapkan
"Kemenhaj hadir di sisi jemaah sebagai representasi Pemerintah dan tanggung jawab negara untuk memberikan rasa aman, nyaman, serta perlindungan kepada setiap warga negara yang ingin beribadah," katanya.
Kemenhaj juga mengimbau masyarakat yang merasa dirugikan oleh travel umrah bermasalah untuk segera menyampaikan laporan melalui saluran pengaduan yang tersedia.
Dengan keterlibatan aktif masyarakat dan pengawasan yang semakin kuat, Kemenhaj berharap perlindungan terhadap jemaah umrah dapat terus ditingkatkan sekaligus mendorong terciptanya ekosistem penyelenggaraan umrah yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan. (*)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.