Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Duka, Tetap Bertugas, Wamenhaj Kunjungi Keluarga Petugas Haji
Sabtu, 13 Juni 2026 03:13 WIB
RM.id Rakyat Merdeka -
Laporan Muhammad Rusmadi & Tim Media Center Haji, Makkah
Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengunjungi rumah duka almarhumah Diana Maf'ulla di Kota Malang, Jawa Timur, Jumat (12/6).
Baca juga : Cak Imin Tetapkan Gus Najmi Jadi Ketua Harian DPP PKB
Kunjungan tersebut dilakukan untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga Muhaimin, petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi yang saat ini masih bertugas di Tanah Suci.
Kehadiran Wamenhaj menjadi wujud empati sekaligus dukungan moral dari Kementerian Haji dan Umrah kepada keluarga yang tengah menghadapi masa berkabung. Selain menyampaikan duka cita, kunjungan tersebut juga menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi Muhaimin, yang tetap menjalankan tugas pelayanan haji meski sedang menghadapi cobaan berat dalam keluarganya.
Almarhumah Diana Maf'ulla adalah istri Muhaimin, salah satu petugas haji Indonesia yang saat ini masih bertugas di Arab Saudi. Kabar wafatnya sang istri diterima Muhaimin saat dia sedang menjalankan amanah pelayanan bagi jemaah haji Indonesia di Tanah Suci.
Baca juga : Solidaritas Palestina, Wamenhaj Serahkan Dam Haji
Meski telah diberikan kesempatan dan kemudahan untuk kembali ke Indonesia, Muhaimin memilih tetap bertahan hingga masa tugasnya berakhir pada 2 Juli 2026. Menurut Dahnil, keputusan tersebut menunjukkan besarnya rasa tanggung jawab yang dimiliki Muhaimin terhadap amanah yang sedang diembannya.
“Atas nama keluarga besar Kemenhaj dan seluruh petugas haji Indonesia, kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya almarhumah Ibu Diana Maf'ulla. Semoga Allah SWT mengampuni segala khilafnya, menerima amal ibadahnya, dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Dahnil juga bertemu Mia, putri almarhumah, beserta keluarga besar yang mendampingi. Dia menyampaikan apresiasi atas ketegaran keluarga dalam menghadapi musibah tersebut, terutama kepada Mia yang harus kehilangan sosok ibunda tercinta.
Baca juga : Armuzna Tuntas, Kemenhaj Fokus Siapkan Kepulangan Jemaah
Wamenhaj menilai, keputusan Muhaimin untuk tetap menyelesaikan tugas pelayanan haji bukanlah pilihan yang mudah. Di satu sisi, dia harus menghadapi kehilangan anggota keluarga yang sangat dicintai. Namun di sisi lain, terdapat amanah besar yang harus ditunaikan demi melayani ratusan ribu jemaah haji Indonesia.
“Kami sebenarnya telah memberikan kesempatan kepada beliau untuk kembali ke Tanah Air. Namun beliau memilih menuntaskan tugas pelayanan di Tanah Suci hingga akhir masa penugasan. Keputusan itu lahir dari rasa tanggung jawab yang sangat besar terhadap amanah yang sedang diembannya,” katanya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya