BREAKING NEWS
 

Seleksi BIB Kemenag Masuki Tahap AKAP, Diikuti 12.696 Pendaftar

Reporter : HENDRAWAN KOSIM WIJAYA
Editor : MUHAMAD FIKY
Sabtu, 27 Juni 2026 10:22 WIB
Foto: Kemenag RI.

RM.id  Rakyat Merdeka - Seleksi Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kementerian Agama (Kemenag) Tahun 2026 memasuki tahapan Asesmen Kapasitas Akademik dan Psikologi (AKAP). Tahap ini diikuti para peserta yang telah dinyatakan lolos seleksi administrasi.

Tercatat, jumlah pendaftar BIB Kemenag tahun ini mencapai 12.696 orang yang terdiri atas peserta program sarjana (S1), magister (S2), dan doktor (S3) untuk tujuan studi di dalam maupun luar negeri.

Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (PUSPENMA) Sekretariat Jenderal Kementerian Agama Ruchman Basori mengatakan, proses seleksi berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel.

“Alhamdulillah tahapan seleksi objektif, transparan, dan tepat waktu sesuai dengan jadwal yang tertera pada Booklet BIB 2026,” ujar Ruchman dalam keterangannya, Sabtu (27/6/2026). 

Baca juga : Persib Bidik Kemenangan atas Persijap demi Kunci Gelar Juara

Menurut dia, Kemenag untuk pertama kalinya memberikan kesempatan kepada peserta yang tidak lolos seleksi administrasi untuk mengajukan sanggah pada 17-18 Juni 2026. Hasil sanggah tersebut diumumkan pada 22 Juni 2026.

BIB merupakan program beasiswa hasil kolaborasi Kementerian Agama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan. Sejak diluncurkan pada 2022, program ini telah menghasilkan sekitar 8.707 awardee yang tersebar di berbagai perguruan tinggi terbaik di dalam dan luar negeri.

Adsense

Ruchman menjelaskan, peserta yang lolos administrasi kini memasuki tahap AKAP atau yang juga dikenal sebagai Tes Bakat Skolastik (TBS). Ujian dilaksanakan menggunakan sistem Computer Based Test (CBT) dari lokasi masing-masing peserta.

“AKAP akan digelar secara serentak pada 28 Juni 2026. Sebelumnya, simulasi dilaksanakan pada 26 dan 27 Juni untuk memastikan seluruh peserta dapat menggunakan platform ujian dengan lancar,” katanya.

Baca juga : Summarecon Mall Makassar Masuki Tahap Konstruksi Utama

Simulasi pada 26 Juni diperuntukkan bagi peserta Program Beasiswa S1 Santri dan S1 Pendidikan Jarak Jauh (PJJ). Sementara simulasi pada 27 Juni diikuti peserta Program Akselerasi S1 Lanjut S2 dan S2 Lanjut S3, Program Double Degree S1 dan S2, Program Pesantren S2 dan S3, serta Program Beasiswa Unggulan Keagamaan S1, S2, dan S3 dalam maupun luar negeri.

Ia mengimbau para calon awardee untuk menyiapkan laptop atau komputer serta telepon seluler yang akan digunakan saat ujian. Peserta juga diminta mengunduh dan memasang aplikasi Ruang Ujian CBT sebelum mengikuti simulasi maupun pelaksanaan tes.

Data Kemenag menunjukkan, hingga Juni 2025 jumlah penerima manfaat BIB mencapai 39.371 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 8.707 orang merupakan penerima program gelar dan 30.654 orang penerima program non-gelar.

“Sebagian besar penerima beasiswa telah berkiprah dan berkontribusi kepada masyarakat di berbagai sektor kehidupan,” ungkap alumni UIN Walisongo Semarang tersebut.

Baca juga : Proyek Bioetanol Lampung Masuk Tahap Baru, Konstruksi Dimulai 2026

Ruchman menambahkan, pada 2026 terdapat enam program yang dibuka dalam skema BIB, yakni Beasiswa Unggulan Keagamaan, Beasiswa Pesantren, Beasiswa Double Degree, Beasiswa Akselerasi, Beasiswa Targeted, serta Bantuan Penyelesaian Pendidikan S2 dan S3.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense