Dark/Light Mode

Melemah Lagi, Rupiah Dekati Rp 17.000 Per Dolar AS

Jumat, 20 Februari 2026 09:30 WIB
Rupiah dan dolar AS. (Foto: Khairizal Anwar/RM)
Rupiah dan dolar AS. (Foto: Khairizal Anwar/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan Jumat (20/2/2026) melemah 0,11 persen ke level Rp 16.913 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di posisi Rp 16.894 per dolar AS.

Pergerakan mata uang di kawasan Asia terpantau bervariasi terhadap dolar AS. Yen Jepang melemah 0,06 persen, yuan China turun 0,05 persen, ringgit Malaysia terkoreksi 0,03 persen, dan peso Filipina melemah 0,21 persen. Indeks dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama menguat 0,17 persen ke level 97,90.

Baca juga : Rupiah Dekati 17.000 Per Dolar, Gubernur BI Anggap Kemurahan

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap mata uang lainnya menunjukkan pergerakan beragam. Rupiah menguat 0,05 persen terhadap poundsterling Inggris ke level Rp 22.713, menguat 0,29 persen terhadap euro ke posisi Rp 19.684, namun melemah 0,38 persen terhadap dolar Australia ke level Rp 11.858.

Analis pasar keuangan Ibrahim Assuaibi mengatakan sentimen eksternal masih membayangi pergerakan rupiah, terutama meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran setelah Wakil Presiden AS JD Vance menyatakan Iran belum memenuhi tuntutan utama dalam perundingan.

Baca juga : Harga Emas Antam Naik Rp 4.000, Jadi Rp 2.916.000 Per Gram

“Selain itu, pasar juga telah menurunkan ekspektasi terhadap penurunan suku bunga The Fed tahun ini, meskipun kontrak berjangka dana The Fed masih menunjukkan kemungkinan pemangkasan pada Juni 2026,” ujar Ibrahim dalam riset hariannya, Jumat (20/2/2026).

Dari dalam negeri, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menolak usulan Dana Moneter Internasional (IMF) untuk menaikkan pajak penghasilan (PPh) karyawan guna menjaga defisit APBN tetap di bawah 3 persen. Pemerintah dinilai belum akan menaikkan tarif pajak sebelum kondisi ekonomi nasional benar-benar kuat.

Baca juga : Kamis Pagi, Rupiah Melemah Ke Rp 16.922 Per Dolar AS

Ibrahim memproyeksikan nilai tukar rupiah bergerak fluktuatif namun berpotensi ditutup melemah pada kisaran Rp 16.890 hingga Rp 16.930 per dolar AS sepanjang perdagangan hari ini.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.