BREAKING NEWS
 

Menteri Dody Usulkan Tiga Isu Prioritas Masuk Agenda World Water Forum ke-11

Reporter & Editor :
BAMBANG TRISMAWAN
Rabu, 1 Juli 2026 15:03 WIB
Menteri PU Dody Hanggodo menghadiri 2nd Stakeholders Consultation Meeting World Water Forum ke-11 di Jeddah, Arab Saudi, Minggu (28/6/2026). Dody mengusulkan tiga isu prioritas global sektor air. Foto: Kementerian PU

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mendorong tiga isu strategis menjadi prioritas pembahasan pada 11th World Water Forum yang akan digelar di Riyadh, Arab Saudi, pada 21–25 Maret 2027. Ketiga isu tersebut meliputi penguatan ketahanan air untuk mendukung ketahanan pangan, peningkatan layanan air yang andal bagi masyarakat, serta penguatan kerja sama internasional di bidang sumber daya air.

Usulan tersebut disampaikan Dody saat menghadiri Political Process Ministerial Segment Session pada 2nd Stakeholders Consultation Meeting (SCM) 11th World Water Forum di Jeddah, Arab Saudi.

Menurut Dody, air merupakan fondasi utama pembangunan berkelanjutan karena berperan penting dalam mendukung sektor pertanian, energi, aksi iklim, pengentasan kemiskinan, hingga berbagai agenda pembangunan lainnya.

"Di tengah dunia yang terus berubah dan penuh ketidakpastian, air menjadi fondasi yang sangat penting bagi pembangunan berkelanjutan. Pemahaman inilah yang menjadi dasar komitmen Indonesia, baik saat menjadi tuan rumah World Water Forum ke-10 maupun dalam mendukung suksesnya World Water Forum ke-11 di Arab Saudi," ujar Dody.

Baca juga : SPI Dorong RUU Advokat Masuk Agenda Prioritas

Ia menjelaskan, sektor pertanian saat ini mengonsumsi sekitar 72 persen dari total penggunaan air tawar dunia. Sementara itu, kebutuhan produksi pangan terus meningkat seiring pertumbuhan jumlah penduduk. Karena itu, pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan harus menjadi bagian penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian.

"Prioritas pertama yang diusulkan Indonesia adalah memperkuat keterkaitan antara ketahanan air dan ketahanan pangan. Kita harus memastikan setiap tetes air memberikan manfaat yang optimal atau making every drop count sehingga mampu meningkatkan produksi pangan dan memperkuat ketahanan pangan dunia," katanya.

Adsense

Prioritas kedua, lanjut Dody, adalah memperkuat layanan air yang andal bagi masyarakat di kawasan perkotaan, perdesaan, hingga pulau-pulau kecil melalui penerapan Integrated Water Resources Management (IWRM).

Menurutnya, layanan air yang berkualitas menjadi tulang punggung pembangunan ekonomi, sosial, dan lingkungan, terutama di wilayah yang menghadapi keterbatasan sumber daya air dan dampak perubahan iklim.

Baca juga : Mitigasi Ancaman Iklim, Komisi XII DPR Usul ProKlim Masuk Agenda Daerah

"Pengalaman Indonesia menunjukkan bahwa ketika layanan air tersedia dengan baik, pembangunan dan pertumbuhan akan mengikuti. Karena itu, World Water Forum perlu mendorong penguatan layanan air terpadu bagi masyarakat yang menghadapi tantangan air paling besar," ujarnya.

Sementara itu, prioritas ketiga adalah memperkuat kerja sama internasional dalam pengembangan kapasitas, pertukaran pengetahuan, dan inovasi di bidang sumber daya air.

Sebagai tindak lanjut hasil World Water Forum ke-10 di Bali, Indonesia telah membentuk Center of Excellence on Water and Climate yang diharapkan menjadi pusat kolaborasi, pengembangan kapasitas, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia di kawasan Asia Pasifik.

"Indonesia siap berkolaborasi dengan seluruh negara dan para mitra untuk memperluas manfaat Center of Excellence sehingga semakin banyak negara memperoleh manfaat melalui penguatan kapasitas, pertukaran pengetahuan, dan kerja sama di bidang sumber daya air," kata Dody.

Baca juga : Menlu Sugiono Minta Perwakilan RI Timur Tengah Prioritaskan Pelindungan WNI

Ia berharap estafet penyelenggaraan World Water Forum dari Bali menuju Riyadh menjadi momentum untuk memastikan seluruh komitmen yang telah disepakati dapat diwujudkan menjadi aksi nyata.

"Dari Bali menuju Riyadh, kita harus membawa satu prinsip bersama, yaitu memastikan setiap komitmen benar-benar terlaksana. Setiap proyek harus menghasilkan manfaat nyata, setiap layanan harus berkelanjutan, dan setiap masyarakat harus merasakan manfaat sebesar-besarnya dari pengelolaan sumber daya air," tutupnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense