RM.id Rakyat Merdeka - Co-Founder Adidaya Foundation, Ilham Nurhidayatuloh, menyampaikan apresiasi atas kunjungan silaturahmi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo ke Markas Besar TNI dan Kejaksaan Agung. Menurutnya, langkah tersebut merupakan sinyal positif yang menunjukkan komitmen penguatan koordinasi antarlembaga negara dalam menghadapi tantangan penegakan hukum yang semakin kompleks, khususnya pemberantasan korupsi yang memerlukan kolaborasi lintas institusi.
Ilham menyatakan, korupsi bukan sekadar persoalan pelanggaran hukum, tetapi juga persoalan tata kelola negara yang berdampak langsung terhadap kualitas pembangunan nasional.
"Karena itu, kami memandang penguatan komunikasi dan koordinasi antarlembaga penegak hukum merupakan langkah strategis untuk membangun sistem penegakan hukum yang semakin efektif, profesional, dan berorientasi pada kepentingan publik," ujar Ilham, Selasa (14/7/2026).
Menurut Ilham, keberhasilan pemberantasan korupsi tidak hanya ditentukan oleh kapasitas masing-masing institusi, tetapi juga oleh kemampuan membangun kolaborasi yang kokoh tanpa mengabaikan prinsip independensi dan mekanisme checks and balances. Dalam perspektif tata kelola pemerintahan modern, sinergi antarlembaga menjadi prasyarat penting untuk mempercepat penyelesaian perkara, meningkatkan kepastian hukum, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap negara.
Baca juga : Ada Peran Dasco di Balik Kunjungan Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan KA
Ia menambahkan, berbagai indeks tata kelola dan daya saing global menunjukkan bahwa integritas institusi penegak hukum memiliki korelasi kuat terhadap pertumbuhan investasi, kepastian berusaha, serta kualitas pelayanan publik. Oleh karena itu, setiap upaya mempererat koordinasi antara Polri, TNI, dan Kejaksaan patut dipandang sebagai investasi kelembagaan yang akan memberikan manfaat jangka panjang bagi pembangunan nasional.
"Kami memandang langkah Kapolri membangun komunikasi dan mempererat koordinasi dengan TNI maupun Kejaksaan Agung sebagai ikhtiar yang positif dan patut diapresiasi," ucapnya.
Di tengah tantangan penegakan hukum yang semakin kompleks, lanjut Ilham, penguatan sinergi antarlembaga merupakan modal penting untuk meningkatkan efektivitas pemberantasan korupsi, memperkuat kepastian hukum, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.
"Kami berharap semangat kolaborasi seperti ini terus terpelihara dan diwujudkan dalam kerja-kerja yang semakin produktif," imbuh Ilham.
Baca juga : Armada Laut Jadi Andalan Distribusi BBM Di Maluku
Sebagai lembaga yang berfokus pada penguatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan dan ekonomi, Adidaya Foundation menilai bahwa tata kelola pemerintahan yang bersih merupakan fondasi utama dalam menciptakan generasi unggul. Pendidikan yang berkualitas dan ekonomi yang kuat hanya dapat tumbuh secara berkelanjutan apabila ditopang oleh sistem hukum yang berintegritas serta birokrasi yang bebas dari praktik korupsi.
Ilham menambahkan, kunjungan Kapolri tersebut menunjukkan bahwa komunikasi yang baik antarlembaga memiliki nilai strategis dalam memperkuat tata kelola pemerintahan. Pihaknya mengapresiasi komitmen Kapolri untuk terus membangun kolaborasi yang konstruktif bersama TNI dan Kejaksaan Agung.
"Semoga semangat kebersamaan ini semakin memperkuat integritas, profesionalitas, dan efektivitas penegakan hukum, sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya pembangunan nasional yang berkeadilan dan berkelanjutan," tutup Ilham.
Perkuat Kolaborasi Penegakan Hukum
Pada Senin (13/7/2026), Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan rangkaian kunjungan silaturahmi ke Markas Besar TNI di Cilangkap, Jakarta Timur, dan Kejaksaan Agung di Jakarta Selatan. Agenda tersebut menjadi bagian dari penguatan komunikasi strategis antarlembaga negara guna memperkokoh koordinasi dalam pelaksanaan tugas penegakan hukum, pemeliharaan stabilitas nasional, serta pengawalan berbagai agenda strategis nasional, termasuk pemberantasan korupsi.
Baca juga : Universitas Binawan Gandeng JPMC College of Health Sciences Brunei
Dalam pertemuan dengan Jaksa Agung ST Burhanuddin, Kapolri menegaskan bahwa hubungan Polri dan Kejaksaan Agung berada dalam kondisi yang harmonis dan solid. "Kami sama-sama sepakat dan menyampaikan kepada seluruh jajaran bahwa tidak ada masalah di antara dua institusi ini," ucapnya.
Kapolri juga menekankan pentingnya memperkuat koordinasi hingga tingkat kewilayahan agar proses penegakan hukum, termasuk penanganan tindak pidana korupsi, dapat berjalan lebih efektif, terpadu, serta memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.
Pada kesempatan terpisah di Markas Besar TNI, Kapolri disambut Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Pertemuan tersebut menegaskan komitmen kedua institusi untuk terus menjaga soliditas dan memperkuat sinergitas TNI–Polri dalam menjalankan tugas sesuai kewenangan masing-masing. Komunikasi yang erat dan koordinasi yang berkesinambungan dipandang menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas nasional sekaligus mendukung efektivitas penegakan hukum.
Rangkaian kunjungan tersebut mencerminkan pentingnya penguatan koordinasi antarlembaga penegak hukum sebagai bagian dari upaya membangun tata kelola pemerintahan yang semakin efektif, akuntabel, dan berintegritas. Kolaborasi yang dilandasi profesionalisme, saling menghormati kewenangan, serta berorientasi pada kepentingan bangsa diharapkan semakin memperkuat ekosistem pemberantasan korupsi dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi negara.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.