Dark/Light Mode

Perkuat Koordinasi Untuk Amankan Pasokan Pangan

Zulhas Minta Pemda Bisa Kendalikan Gejolak Harga

Minggu, 22 Februari 2026 06:45 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan. Foto: Dok. kemenkopangan
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan. Foto: Dok. kemenkopangan

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah memperkuat koordinasi lintas sektor dan intervensi pasar. Hal ini dilakukan untuk menjamin stok dan stabilitas harga pangan selama Ramadan hingga Idul Fitri 2026.

Langkah ini ditempuh melalui pengawasan stok yang ketat, intervensi distribusi, serta koordinasi lintas kementerian, lembaga dan Pemerintah Daerah (Pemda). Tujuannya, untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah lonjakan permintaan musiman.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menekankan pentingnya peran strategis Pemda mengendalikan gejolak harga di pasar melalui kebijakan lokal yang adaptif.

Baca juga : Posting Foto Bareng Raja Juli, Wali Kota Banda Aceh Beri Sinyal Gabung PSI?

“Kalau bisa harga pangan pokok turun. Karena itu, perlu kebijakan ekstra agar selama bulan puasa harga tetap normal hingga Lebaran,” ujar Zulhas, sapaan Zulkifli Hasan saat mengunjungi Kantor Gubernur Jawa Timur di Surabaya, Kamis (19/2/2026).

Zulhas juga meminta Pemda melakukan langkah preventif untuk menghindari kelangkaan maupun kenaikan harga yang tidak wajar di awal Ramadan.

“Pemda bisa lakukan intervensi pasar yang efektif untuk mengantisipasi tingginya permintaan konsumen,” tambahnya.

Baca juga : NasDem Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran Sampai Tuntas

Terpisah, Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso telah berkoordinasi dengan para pelaku usaha untuk memastikan kelancaran pasokan komoditas pangan strategis.

“Kemarin kami sudah kumpulkan pelaku usaha untuk memastikan pasokan pangan tersedia. Mereka menyampaikan pasokan semua ada, tidak ada masalah,” kata Budi di Jakarta, Rabu (18/2/2026).

Menurut Budi, pengawasan di lapangan melibatkan kementerian teknis, Pemda, hingga Satuan Tugas (Satgas) Pangan.

Baca juga : Investor Global AS Siap Masuk Indonesia

“Kami monitor ke pasar-pasar supaya tidak ada harga yang naik. Kalau pun terjadi kenaikan, kami telusuri penyebabnya dan lakukan penanganan,” ujarnya.

Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP), beberapa komoditas tercatat masih berada di atas harga acuan.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.