RM.id Rakyat Merdeka - Fasilitas di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Provinsi Bali mulai dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar (KBM) dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang telah berlangsung sejak 13 Juli 2026. Sejumlah sarana utama telah berfungsi, sementara beberapa fasilitas pendukung masih dalam tahap penyempurnaan.
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan secara umum sarana dan prasarana di SRT 3 Bali telah siap digunakan. Perbaikan kini difokuskan pada sejumlah fasilitas pendukung agar proses pembelajaran semakin nyaman.
"Yang masih perlu dibenahi adalah beberapa fasilitas pendukung, seperti genangan di area kamar mandi dan penambahan tempat sampah. Itu sudah saya minta segera diperbaiki. Secara keseluruhan, sarana dan prasarananya sudah baik," kata Dody saat meninjau SRT 3 Provinsi Bali, Jumat (17/7/2026).
Baca juga : Kemendikdasmen Siapkan 500 Sekolah Nasional Terintegrasi hingga 2029
SRT 3 Provinsi Bali dibangun di atas lahan seluas 5,67 hektare di Jalan Kubu, Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem. Kompleks sekolah dilengkapi gedung SD, SMP, dan SMA, asrama putra dan putri, rumah susun guru, gedung serbaguna, kantin, dapur, tempat ibadah, pura, lapangan olahraga, gudang perawatan, rumah genset, rumah pompa, pos keamanan, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya.
Sejak dimulainya MPLS pada 13 Juli 2026, sekolah telah menerima 195 siswa yang didampingi 25 tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Fasilitas yang telah digunakan antara lain gedung SD beserta perlengkapannya, asrama putri SD, balai serbaguna, dan kantin.
Kepala SRT 3 Provinsi Bali, I Putu Jaya Negara, mengapresiasi Presiden Prabowo Subianto dan Kementerian PU yang telah membangun sarana dan prasarana Sekolah Rakyat.
Baca juga : 82 Sekolah Rakyat Beroperasi, Menteri PU Pastikan Fasilitas Terus Disempurnakan
Menurutnya, fasilitas yang tersedia memberikan lingkungan belajar yang lebih nyaman sehingga dapat mendukung pengembangan potensi peserta didik.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden yang telah menginisiasi Program Sekolah Rakyat melalui Kementerian Pekerjaan Umum. Dengan fasilitas yang memadai, anak-anak kami memiliki kesempatan belajar di lingkungan yang nyaman dan mendukung mereka meraih cita-cita," ujarnya.
Guru Bahasa Inggris SMP SRT 3 Provinsi Bali, Putu Riski Kamala Hari, juga menilai fasilitas yang tersedia sangat membantu proses pembelajaran maupun kegiatan pembinaan siswa selama MPLS.
Baca juga : Mekari Qontak Luncurkan Platform Terintegrasi Kelola Perjalanan Pelanggan
"Dengan fasilitas yang sangat memadai, kami bisa berkumpul di ruang serbaguna, baik untuk kegiatan pembelajaran maupun kegiatan pembiasaan setiap pagi. Semoga fasilitas ini dapat dimanfaatkan dengan baik sehingga anak-anak berkembang menjadi generasi maju Indonesia," katanya.
Sementara itu, salah seorang siswa kelas VII, Ni Kadek Purnama Dewi, mengaku senang belajar di Sekolah Rakyat karena mendapatkan pengalaman baru dengan lingkungan sekolah yang nyaman.
"Saya suka sekolah di sini karena banyak belajar hal baru. Asrama dan ruang kelasnya bersih, fasilitasnya lengkap dan bagus. Semoga saya bisa membanggakan orang tua dan terus semangat belajar untuk meraih cita-cita," ujarnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.