Dark/Light Mode

82 Sekolah Rakyat Beroperasi, Menteri PU Pastikan Fasilitas Terus Disempurnakan

Sabtu, 18 Juli 2026 15:00 WIB
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyapa para siswa saat meninjau Sekolah Rakyat Provinsi Bali di Kabupaten Karangasem, Jumat (17/7/2026). Dok. PU
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyapa para siswa saat meninjau Sekolah Rakyat Provinsi Bali di Kabupaten Karangasem, Jumat (17/7/2026). Dok. PU

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memastikan Sekolah Rakyat (SR) Provinsi Bali siap mendukung kegiatan belajar mengajar (KBM). Saat meninjau langsung kompleks sekolah di Kabupaten Karangasem, Jumat (17/7/2026), Dody mengatakan secara nasional sebanyak 82 Sekolah Rakyat telah beroperasi dan digunakan untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan.

Menurut Dody, hasil peninjauan menunjukkan fasilitas utama SR Provinsi Bali telah berfungsi dengan baik. Namun, masih terdapat beberapa fasilitas pendukung yang perlu segera disempurnakan, seperti drainase di area kamar mandi dan penambahan tempat sampah.

"Kunjungan ini untuk mengecek Sekolah Rakyat yang sudah dinyatakan siap dan fungsional. Saat ini ada 82 Sekolah Rakyat yang sudah beroperasi. Yang masih perlu dibenahi adalah beberapa fasilitas pendukung, seperti genangan di area kamar mandi dan penambahan tempat sampah. Itu sudah saya minta segera diperbaiki. Secara keseluruhan, sarana dan prasarananya sudah baik," kata Dody.

Baca juga : Percepat Pemulihan Aceh, Kementerian PU Tuntaskan Jembatan Pantai Dona

Ia meminta penyedia jasa segera menuntaskan penyempurnaan fasilitas tersebut agar kenyamanan siswa semakin meningkat.

Selain itu, Dody juga mengimbau pihak sekolah membiasakan para siswa menggunakan fasilitas sekolah dengan benar sekaligus menanamkan budaya hidup bersih sejak dini.

"Saya juga meminta pihak sekolah memberikan sosialisasi kepada adik-adik mengenai cara menggunakan shower, toilet, dan fasilitas lainnya dengan baik, termasuk membiasakan menjaga kebersihan lingkungan sekolah," ujarnya.

Baca juga : Sekolah Rakyat Kupang Buka Akses Pendidikan Bagi Anak Prasejahtera

Dody menambahkan, bangunan utama Sekolah Rakyat Bali telah memadai untuk menunjang proses belajar mengajar. Sementara penyelesaian sejumlah bangunan pendukung akan dilakukan secara bertahap seiring bertambahnya jumlah peserta didik.

"Dengan jumlah siswa saat ini, fasilitas yang tersedia sudah dapat dimanfaatkan. Penyelesaian sisanya tetap berjalan bertahap sehingga seluruh kawasan nantinya dapat berfungsi secara optimal. Secara keseluruhan sudah bagus, termasuk fasad bangunannya yang mengusung arsitektur lokal khas Bali," katanya.

Sekolah Rakyat Provinsi Bali dibangun di atas lahan seluas 5,67 hektare di Jalan Kubu, Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem. Kompleks pendidikan tersebut dilengkapi gedung SD, SMP, dan SMA, asrama putra dan putri, rumah susun guru, gedung serbaguna, kantin, dapur, tempat ibadah, lapangan olahraga, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya.

Baca juga : Sekolah Rakyat Siap Beroperasi, Nindya Karya Dukung Lahirnya SDM Unggul

Pembangunan sekolah memiliki nilai kontrak Rp255,5 miliar dengan progres fisik mencapai 95,11 persen.

Sejak 13 Juli 2026, Sekolah Rakyat Provinsi Bali telah melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang diikuti 195 siswa dengan dukungan 25 tenaga pendidik dan tenaga kependidikan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.