RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Umum Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional (PERADI Profesional), Prof. Harris Arthur Hedar, kembali menjadi salah satu inisiator penyelenggaraan Haul Akbar Syekh Yusuf Al-Makassari, ulama besar sekaligus pahlawan nasional asal Makassar.
Menurut Prof. Harris, peringatan haul menjadi momentum untuk meneladani perjuangan dan nilai-nilai luhur Syekh Yusuf dalam memperkuat keislaman, kebangsaan, persatuan, dan ukhuwah bagi generasi penerus.
"Nilai-nilai yang diwariskan Syekh Yusuf, seperti persatuan, toleransi, dan pengabdian kepada bangsa, harus tetap dijaga dan diteruskan kepada generasi muda sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," ujar Prof. Harris, yang juga menjabat Ketua IKB PPSP IKIP Ujungpandang, Minggu (26/7/2026).
Baca juga : PERADI Profesional Dorong RUU HPI Antisipasi Sengketa Lintas Negara
Ia menegaskan, Syekh Yusuf bukan hanya seorang ulama, tetapi juga pejuang yang menunjukkan keteguhan iman, keluasan ilmu, dan pengorbanan luar biasa demi kemuliaan agama serta kemaslahatan umat.
"Dari Syekh Yusuf kita belajar bahwa keimanan bukan sekadar diucapkan, tetapi diwujudkan melalui keteguhan sikap, keluasan ilmu, dan kesediaan berkorban demi kemuliaan agama dan umat," tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Harris juga menyampaikan komitmennya untuk mewakafkan sebidang tanah guna pembangunan Rumah Tahfiz Syekh Yusuf. Komitmen tersebut akan dituangkan dalam akta notaris dan diserahkan kepada Yayasan Syekh Yusuf Al-Makassari.
Baca juga : Saat Profesor Dari Monash University Cas Cis Cus Berbahasa Jawa
Haul Akbar Syekh Yusuf Al-Makassari ke-3 mengusung tema "Menjaga Tauhid, Merawat Persatuan, Menerangi Peradaban".
Kegiatan ini digelar di Kompleks Masjid Syekh Yusuf, Katangka, Kabupaten Gowa, pada Sabtu (25/7/2026), dan dihadiri sekitar 1.500 jemaah serta tamu undangan dari berbagai daerah.
Sejumlah tokoh turut menghadiri kegiatan tersebut, antara lain Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Umum (Jampidum) Leonard Eben Ezer Simanjuntak, Ketua DPRD Sulawesi Selatan Rachmatika Dewi, mantan Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, serta mantan Bupati Jeneponto Iksan Iskandar.
Baca juga : Ketum PERADI Profesional Harris Arthur Hedar Jadi Komisaris Independen WIKA Lagi
Syekh Yusuf Al-Makassari lahir di Gowa pada 1626. Kiprahnya dalam menyebarkan Islam dan memperjuangkan kemerdekaan melawan penjajahan menjangkau Sri Lanka hingga Afrika Selatan.
Perjuangannya juga mendapat pengakuan dunia. Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela pernah menyebut, Syekh Yusuf sebagai salah satu tokoh inspiratif dalam perjuangan melawan ketidakadilan dan apartheid.
Rangkaian Haul Akbar ditutup dengan ziarah ke makam Syekh Yusuf Al-Makassari (Tuanta Salamaka) yang diikuti ratusan jemaah untuk memanjatkan doa.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.