RM.id Rakyat Merdeka - Penerima manfaat Beasiswa Cendekia Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Gilang Arya Mahmudi, berhasil menorehkan sekitar 30 prestasi pada berbagai kompetisi esai dan karya tulis ilmiah tingkat nasional hingga internasional.
Gilang merupakan mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Jember sekaligus penerima manfaat Beasiswa Cendekia BAZNAS.
Berkat dedikasi dan kerja kerasnya, ia berhasil mengukir prestasi di berbagai ajang bergengsi, di antaranya Juara 1 Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional (LKTIN) SAFE SKIM yang diselenggarakan Politeknik Negeri Jember, Juara 1 Essay Nasional Public Health Festival (PHF IV), Juara 1 National Essay Competition Law in Action Universitas Jember, serta Juara 2 Essay International AIPNEMA Student Innovation.
Pimpinan BAZNAS Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, Idy Muzayyad, menyampaikan apresiasi atas capaian membanggakan tersebut.
Baca juga : BAZNAS-Kemensos Perkuat Sinergi Beasiswa Dan Pemberdayaan Lulusan Sekolah Rakyat
Menurutnya, prestasi Gilang menjadi bukti nyata bahwa dana zakat yang dikelola secara amanah mampu membuka akses pendidikan sekaligus melahirkan generasi muda yang unggul, berprestasi, dan berkontribusi bagi masyarakat.
"Alhamdulillah, Beasiswa Cendekia BAZNAS kembali melahirkan prestasi yang membanggakan. Keberhasilan Gilang meraih sekitar 30 prestasi di tingkat nasional hingga internasional menunjukkan zakat yang ditunaikan para muzaki telah memberikan dampak nyata bagi para penerima manfaat," ujar Idy, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (6/8/2026).
Ia menambahkan, keberhasilan tersebut mencerminkan esensi zakat yang tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pendidikan, tetapi juga menghadirkan manfaat jangka panjang bagi pembangunan sumber daya manusia.
"Inilah esensi zakat, yakni menghadirkan kebermanfaatan yang berkelanjutan," katanya.
Baca juga : Beasiswa JAPFA Untuk Anak Negeri Cohort 2026 Perluas Akses Pendidikan
Idy menegaskan, BAZNAS akan terus memperkuat Program Beasiswa Cendekia sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari keluarga prasejahtera.
"Kami memandang pendidikan sebagai investasi jangka panjang untuk membangun generasi unggul. Setiap prestasi yang diraih penerima manfaat merupakan amanah yang harus terus dijaga. Terima kasih kepada para muzaki yang senantiasa mempercayakan zakatnya kepada BAZNAS sehingga kami dapat menghadirkan pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera," ujarnya.
Sementara itu, Gilang Arya Mahmudi mengaku bersyukur atas dukungan yang diterimanya melalui Program Beasiswa Cendekia BAZNAS. Menurutnya, beasiswa tersebut tidak hanya meringankan beban biaya pendidikan, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus mengembangkan potensi melalui berbagai kompetisi akademik.
Ia mengungkapkan, perjalanan meraih prestasi tidak selalu mudah. Keterbatasan biaya dan ketatnya persaingan menjadi tantangan yang harus dihadapi.
Baca juga : Bengkel Z-Auto Binaan BAZNAS Di Bogor Raup Omzet Hingga 10 Juta per Bulan
Namun, dukungan BAZNAS beserta pembinaan dan pendampingan dari para mentor membuatnya semakin percaya diri untuk terus berkarya.
"Terima kasih kepada BAZNAS yang telah memberikan dukungan hingga saya mampu meraih berbagai prestasi. Dukungan ini membuat saya semakin yakin bahwa keterbatasan bukanlah alasan untuk berhenti berkarya. Melalui pembinaan soft skills dari para mentor, saya berhasil meraih sekitar 30 prestasi di berbagai kompetisi," pungkas Gilang.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.