BREAKING NEWS
 

Kesaksian Ari Lasso Jadi Penumpang Pesawat Garuda Indonesia Yang Alami Pecah Ban

Reporter & Editor :
M ADE AL KAUTSAR
Kamis, 3 September 2026 17:49 WIB
Ilustrasi. Foto: Instagram/garuda.indonesia

RM.id  Rakyat Merdeka - Penyanyi kenamaan Tanah Air, Ari Lasso, membagikan kesaksian sekaligus rasa syukurnya melalui akun media sosial Instagram usai mengalami insiden menegangkan dalam penerbangan pesawat Garuda Indonesia rute Jakarta-Makassar, Kamis (3/9/2026). 

Dalam unggahan yang telah mendulang 10,2 ribu tanda suka (likes) serta 136 komentar tersebut, mantan vokalis Dewa 19 ini memuji keahlian kapten dan kopilot yang berhasil mendaratkan pesawat dengan mulus meski armada udara tersebut mengalami kendala pecah roda.

Melalui unggahan gambar berisi teks berlatar biru, Ari Lasso memuji kesigapan pilot dan kru darat maskapai plat merah itu.

"Salut dan respek untuk Kapten dan CoPilot Garuda GA 604 Jakarta-Makasar pagi tadi yang dengan keahlian tinggi berhasil melakukan pendaratan yang nyaris seperti tidak terjadi apa-apa, dengan kondisi roda kanan tidak berfungsi maksimal. Salut juga untuk Ground Crew Bandara Hasanudin yang tampak telah siap 'menyambut pendaratan' dengan berbagai peralatan pendukung hingga mobil pemadam yang tampak standby. Terlepas dari itu semua saya dan tentu semua bersyukur pada TUHAN karena memberikan kami semua keselamatan. amen".

Melengkapi kesaksiannya tersebut, ia juga menyematkan takarir (caption) singkat. "Pagi tadi, salut Garuda Indonesia @garuda.indonesia . PUJI TUHAN all good safe n sound 🙏🏼 #arilasso #alass2026 #alassmoment,” tulisnya.

Baca juga : Ini Fakta Penerbangan Garuda Indonesia Yang Pecah Ban Mendarat Selamat Di Sulsel

Pesawat berjenis Boeing 737-800 dengan nomor penerbangan GA604 dan registrasi PK-GFS yang ditumpangi sang musisi memang dikonfirmasi mengalami insiden pecah roda utama (main wheel) nomor tiga sesaat setelah lepas landas dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta menuju Sulawesi Selatan. 

Berdasarkan laporan awal, pesawat ini membawa total 156 orang. Pihak kementerian kemudian merinci lebih lanjut bahwa sebanyak 141 penumpang dan 8 awak berada di dalam penerbangan tersebut.

Mengetahui adanya kendala tersebut sesudah pesawat mengudara pada pukul 05.52 WIB, Pilot in Command (PIC) penerbangan segera menjalin koordinasi dengan menara pemantau JATSC Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Melalui pertimbangan dan evaluasi Ground to Air (GTA), kapten penerbangan memutuskan untuk tetap melanjutkan rute menuju Makassar, Kamis (3/9/2026). 

Adsense

Pesawat pada akhirnya berhasil mendarat dengan lancar dan selamat di landas pacu 03 Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, pada pukul 09.13 Wita.

Menanggapi keberhasilan pendaratan darurat ini, Direktur Jenderal Perhubungan Udara (Dirjen Hubud) Kementerian Perhubungan, Lukman F. Laisa, memaparkan kronologi sekaligus menyatakan apresiasi atas langkah taktis jajaran kru udara dan personel darat yang berkoordinasi secara cepat dan mengutamakan keselamatan.

Baca juga : Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Dipatok Rp 5 Ribu Usai Diresmikan

"Direktorat Jenderal Perhubungan Udara mengapresiasi respons cepat dan koordinasi intensif yang dilakukan oleh seluruh pihak terkait, baik awak pesawat, pengelola bandar udara, AirNav Indonesia, Garuda Indonesia, maupun tim teknis, sehingga pesawat dapat mendarat dengan selamat dan penanganan pascakejadian dapat dilakukan sesuai prosedur," ujar Lukman di Jakarta, Kamis (3/9/2026).

Lebih lanjut, Lukman menarasikan bahwa pasca-pendaratan, otoritas penerbangan langsung melaksanakan langkah preventif lanjutan. Pihaknya memastikan telah melakukan pemeriksaan ulang dan pembersihan landasan pacu, baik di Bandara Internasional Soekarno-Hatta maupun Sultan Hasanuddin, guna mendeteksi serta membersihkan serpihan benda asing (Foreign Object Debris/FOD) yang berpotensi membahayakan keselamatan aviasi.

Sementara itu di wilayah kedatangan, Penjabat Sementara (Pgs) General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Lukman Mardian, menjelaskan bahwa jajarannya langsung bergerak cepat sesaat setelah menerima laporan kendala operasional pada pukul 07.00 Wita. 

Pihak bandara secara sigap menyiagakan tim pertolongan kecelakaan dan pemadam kebakaran udara (ARFF), kelengkapan kendaraan taktis seperti F1, F2, dan nurse tender, serta berkoordinasi penuh dengan AirNav Indonesia, SAR, dan Kantor Otoritas Bandara Wilayah V.

Sebagai bagian dari penanganan keselamatan darat, landasan pacu 03-21 sempat ditutup sementara melalui instrumen NOTAM mulai pukul 09.30 hingga 10.30 Wita.

Baca juga : 300 Mahasiswa UNM Ikuti KKN Tematik Literasi, Perkuat Budaya Baca Masyarakat

Langkah penutupan ini diambil guna melancarkan proses pemindahan (towing) badan pesawat menuju pelataran parkir teknis (apron) untuk pemeriksaan perbaikan mendalam dan penggantian roda oleh Tim Teknik Garuda Indonesia serta GMF AeroAsia.

Peristiwa pendaratan komersial yang dialami GA604 rute Jakarta-Makassar ini sekaligus memperpanjang rangkaian insiden penerbangan yang terjadi di area Bandara Sultan Hasanuddin. Tercatat, peristiwa ini menjadi rentetan insiden keempat di kawasan tersebut dalam kurun waktu 10 hari terakhir. 

Tiga insiden sebelumnya terjadi berturut-turut yang melibatkan tergelincirnya jet tempur Sukhoi tempur TNI AU akibat masalah pengereman pada Senin (24/8/2026). Lalu proses evakuasi pesawat Cassa berlogo TNI AL di landasan pacu pada Selasa (25/8/2026), serta hambatan teknis yang dialami pesawat surveilans berbaling-baling tipe Piper PA-31 milik PT Vast Intra Avia pada Rabu (26/8/2026). 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense