Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Sudah Mundur, Carlos Queiroz Kembali Tangani Ghana
- PBSI Bawa 20 Pemain ke Asian Games 2026, Beregu Putra Dipatok Emas
- Dion Markx Siap Buktikan Kualitas Bersama Persita
- Gempa M4,3 di Cianjur-Bandung Dipicu Sesar Cisokan, Ini Penjelasan Pakar
- Gempa Laut M4,4 Guncang Pacitan Terasa Sampai Malang Hingga Tulungagung
Wajah Kali Baru Berubah Kinclong
Awas, Yang Buang Sampah Ke Sungai Bakal Kena OTT
Kamis, 3 September 2026 06:25 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kali Baru yang sebelumnya dipenuhi sampah, kini sudah kinclong setelah dibersihkan ratusan petugas gabungan. Untuk menjaga agar kali tetap bersih, Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur (Jaktim) menyiapkan operasi tangkap tangan (OTT) untuk warga yang masih nekat membuang sampah ke kali sepanjang 2,5 kilometer (km) tersebut.
Aksi ratusan petugas membersihkan Kali Baru di belakang Gedung PT Produksi Film Negara (PFN), Jalan Otista Raya, Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Jaktim, dilakukan pada Sabtu (29/8/2026), pukul 07.00 WIB. Kegiatan ini dipimpin Wali Kota Jakarta Timur Munjirin.
Para petugas itu terdiri dari anggota TNI, Kepolisian, petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP). Selain petugas, masyarakat juga turun bahu-membahu mengangkat sampah dari aliran kali.
Baca juga : Enzo Fernandez, Si Manusia 5,5 Triliun
“Hari ini kita fokus di Kali Baru segmen yang masuk Kecamatan Jatinegara, yaitu dari Jalan MT Haryono sampai ke Flyover Kampung Melayu,” ujar Munjirin.
Munjirin mengatakan, musim kemarau dimanfaatkan untuk mengangkat sampah yang selama ini tertutup air. Karena, ketika debit kali menyusut, tumpukan sampah menjadi lebih mudah terlihat dan dibersihkan. “Bukan lumpurnya, tapi sampahnya,” tandas Munjirin.
Kegiatan dibagi menjadi empat segmen. Dua segmen telah selesai dibersihkan sekitar pukul 09.30 WIB. Bagian kali yang sudah dibersihkan, tampak berbeda dibandingkan area yang belum tersentuh.
Baca juga : Bongkar Mobil W17, Mercedes Tumbalkan Antonelli Di Kandang
Namun, Munjirin mengingatkan, pemandangan bersih itu tidak akan bertahan lama jika warga kembali menjadikan kali sebagai tempat pembuangan sampah.
Di balik kerja bakti massal tersebut, Munjirin menemukan persoalan lain, kesadaran warga menjaga kebersihan sungai, masih rendah. Karena itu, dia meminta Camat dan Lurah tidak hanya turun ketika ada kegiatan bersih-bersih.
“Saya menginstruksikan Pak Camat dan Pak Lurah agar untuk pemeliharaan lebih lanjut, benar-benar melibatkan masyarakat kanan-kiri kali untuk ikut bertanggung jawab. Karena, selama ini mungkin mereka menganggap kali adalah tempat pembuangan sampah,” ucapnya.
Baca juga : Geser AS, China Perkuat Cengkraman Di Mesir
Munjirin tak ingin persoalan ini hanya diselesaikan dengan imbauan. Penindakan terhadap warga yang masih nekat membuang sampah ke kali, mulai disiapkan.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya