BREAKING NEWS
 

Survei IndexPolitica: Rosan Masuk 2 Besar Menteri Terbaik, Ini Kata Pengamat

Reporter & Editor :
OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Rabu, 9 September 2026 16:04 WIB
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Kinerja Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani mendapat apresiasi akademisi setelah masuk dua besar menteri dengan kinerja terbaik dalam assessment Kabinet Merah Putih yang dirilis IndexPolitica Indonesia.

Dalam assessment tersebut, Rosan menempati peringkat kedua dari 10 menteri dengan kinerja terbaik dengan skor 89. Ia berada di bawah Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang memperoleh skor 91.

Akademisi Universitas Esa Unggul Iswadi menilai hasil assessment tersebut menunjukkan bahwa kinerja seorang menteri tidak semata-mata dapat diukur dari tingkat popularitas maupun intensitas pemberitaan di media.

Menurutnya, capaian konkret yang memberikan dampak terhadap perekonomian nasional juga perlu menjadi ukuran.

“Pak Rosan menunjukkan kinerja yang berorientasi pada hasil. Capaian investasi, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan hilirisasi merupakan indikator konkret yang menunjukkan bahwa kebijakan yang dijalankan memberikan dampak terhadap perekonomian,” ujar Iswadi dalam keterangannya kepada media di Jakarta, Selasa (8/9/2026).

Baca juga : Survei Median: MBG Jadi Program Pemerintah Paling Disukai Publik

Menurut Iswadi, hasil penilaian IndexPolitica menarik karena menggunakan pendekatan berbasis bukti (evidence-based).

Sehingga, capaian kementerian ditempatkan sebagai salah satu aspek penting dalam mengukur keberhasilan seorang menteri. IndexPolitica melakukan evaluasi menggunakan pendekatan Evidence-Based Government Performance Evaluation dengan metode Multi-Criteria Decision Analysis (MCDA).

Penilaian dilakukan melalui enam dimensi dengan total bobot 100 persen, yakni Policy Output sebesar 20 persen, Policy Outcome 25 persen, Implementation Effectiveness 20 persen, Public and Economic Impact 15 persen, Policy Innovation 10 persen, serta Intergovernmental Coordination 10 persen.

Aspek Policy Outcome mendapat bobot terbesar, yakni 25 persen. Dimensi tersebut mengukur perubahan atau hasil substantif yang muncul sebagai konsekuensi dari kebijakan pemerintah.

Adsense

“Pendekatan seperti ini penting karena masyarakat pada akhirnya ingin melihat hasil dari sebuah kebijakan. Bukan hanya berapa banyak program yang dibuat, tetapi sejauh mana kebijakan tersebut mampu menciptakan perubahan yang terukur,” kata Iswadi.

Baca juga : Poltracking: Audit Komprehensif MBG Bisa Tingkatkan Kepercayaan Publik

Iswadi menilai, capaian sektor investasi menjadi salah satu indikator yang relevan untuk melihat kinerja Rosan sebagai Menteri Investasi dan Hilirisasi.

Di tengah ketidakpastian global yang dipengaruhi konflik geopolitik, perang dagang, serta gangguan rantai pasok, realisasi investasi Indonesia sepanjang 2025 tercatat mencapai Rp 1.931 triliun dan menciptakan lebih dari 2,7 juta lapangan kerja.

Sementara itu, pada semester pertama 2026, realisasi investasi telah mencapai Rp 1.010 triliun dengan penciptaan lebih dari 1,4 juta lapangan kerja.

Iswadi menjelaskan, angka tersebut menunjukkan bahwa kebijakan investasi tetap mampu menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional di tengah tekanan eksternal.

“Ketika investasi tetap tumbuh dan diikuti penciptaan jutaan lapangan kerja, itu menunjukkan adanya dampak ekonomi yang nyata. Karena itu, capaian tersebut layak menjadi salah satu indikator dalam menilai kinerja Kementerian Investasi dan Hilirisasi,” tuturnya.

Baca juga : Survei Median 2026: Prabowo Puncaki Elektabilitas, Kepuasan Publik 56,2 Persen

Selain Rosan, Iswadi juga menyoroti kinerja Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang menempati peringkat pertama dalam assessment tersebut.

Menurutnya, kinerja Amran salah satunya dapat dikaitkan dengan agenda pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan dan mewujudkan swasembada beras.

Kebijakan peningkatan produksi pangan, penguatan produktivitas pertanian, serta upaya menjaga ketersediaan beras menjadi bagian dari agenda strategis pemerintah untuk mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar negeri.

“Capaian tersebut menjadi salah satu konteks yang membuat kinerja Menteri Amran memperoleh skor tertinggi dalam assessment IndexPolitica,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense