Dark/Light Mode

Survei Median: MBG Jadi Program Pemerintah Paling Disukai Publik

Selasa, 1 September 2026 11:35 WIB
Peneliti Media Survei Nasional (Median) Rico Marbun (kanan) dalam konferensi pers hasil survei nasional di Cikini, Jakarta, Senin (31/8/2026). (Foto: Fazry/RM.ID)
Peneliti Media Survei Nasional (Median) Rico Marbun (kanan) dalam konferensi pers hasil survei nasional di Cikini, Jakarta, Senin (31/8/2026). (Foto: Fazry/RM.ID)

RM.id  Rakyat Merdeka - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi program pemerintah yang paling disukai publik.

Hal itu terungkap dalam hasil survei Media Survei Nasional (Median) yang dirilis pada Senin (31/8/2026).

Peneliti Median, Rico Marbun, mengatakan MBG menempati posisi teratas dalam daftar program pemerintah yang paling disukai masyarakat.

Temuan tersebut muncul meski pelaksanaan program MBG masih diwarnai sejumlah kontroversi.

Baca juga : Survei Median 2026: Prabowo Puncaki Elektabilitas, Kepuasan Publik 56,2 Persen

"Program pemerintah yang paling disukai publik, satu itu masih MBG dengan semua kontroversinya. Sebanyak 38,4 persen mengatakan Makan Bergizi Gratis," kata Rico dalam konferensi pers di Cikini, Jakarta, Senin (31/8/2026).

Setelah MBG, program pemerintah yang paling disukai publik adalah Sekolah Rakyat dengan 15,7 persen. Sementara itu, program bantuan sosial (bansos) atau bantuan langsung tunai (BLT) berada di posisi ketiga dengan 6,3 persen.

Temuan survei juga menunjukkan adanya sikap publik yang cukup beragam terhadap keberlanjutan program MBG.

Di satu sisi, sebanyak 36,1 persen responden menginginkan program tersebut tetap dilanjutkan oleh pemerintah.

Baca juga : Survei Median: Publik Konsisten Dukung Palestina, Tolak Hubungan dengan Israel

Di sisi lain, 34,2 persen responden meminta pelaksanaan MBG dihentikan sementara untuk dilakukan perbaikan sebelum kembali dilanjutkan.

Sementara itu, survei Median turut mengukur tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Hasilnya, sebanyak 56,2 persen responden menyatakan puas terhadap kinerja pemerintahan. Sedangkan 36,1 persen responden menyatakan tidak puas.

"Jadi temuan pertama yang kita lakukan, dalam rentang waktu pengambilan data, survei menemukan adanya 56,2 persen publik yang puas terhadap kinerja pemerintahan, dan 36 persen yang tidak puas terhadap kinerja pemerintahan," ujar Rico.

Baca juga : Survei Median: Tiga Paslon Bersaing Ketat di Pilkada Bandung Barat

Survei Median dilakukan secara tatap muka (face-to-face interview) pada 21 Juli–2 Agustus 2026. Populasi survei adalah seluruh warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih.

Target sampel dalam survei ini sebanyak 1.212 responden, dengan margin of error (MoE) ±2,76 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Sampel dipilih secara random menggunakan metode multistage random sampling.

Distribusi sampel dilakukan secara proporsional berdasarkan populasi provinsi dan gender. Untuk memastikan kualitas data, survei juga melakukan quality control terhadap 20 persen sampel yang ada.

Median menyatakan bahwa hasil survei ini menggambarkan dinamika politik yang terjadi selama masa pengambilan data, yakni pada periode 21 Juli hingga 2 Agustus 2026.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.