BREAKING NEWS
 

Polda Banten: Terpal-Galon Aqua Bukan Milik Kapal Jurnalis Hilang

Reporter & Editor :
SAIFUL BAHRI
Senin, 14 September 2026 12:07 WIB
Terpal plastik yang ditemukan Tim SAR Gabungan saat pencarian KM Arupadhatu 1, kapal yang membawa 5 jurnalis. (Foto : ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Polda Banten memastikan terpal plastik dan galon bertuliskan Aqua yang ditemukan Tim SAR Gabungan saat pencarian KM Arupadhatu 1 bukan merupakan perlengkapan kapal yang membawa jurnalis dan awak kapal saat pelayaran pada 7 September 2026.

Kepastian tersebut diperoleh setelah Ditpolairud Polda Banten melakukan pemeriksaan dan meminta keterangan tambahan dari pemilik kapal serta dua nakhoda pengganti KM Arupadhatu 1 di Polsek Carita, Minggu (13/9/2026).

Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan, ukuran dan karakteristik terpal yang ditemukan tidak sesuai dengan perlengkapan KM Arupadhatu 1.

Terpal yang ditemukan memiliki ukuran sekitar panjang 12 meter dan lebar 3,5 meter serta mengeluarkan bau amis ikan. Sementara KM Arupadhatu 1 memiliki panjang 7,52 meter, lebar 2,01 meter dan kedalaman 0,90 meter,” kata Maruli, Senin (14/9/2026).

Baca juga : Pemilik Kapal Pastikan Life Jacket Bukan Milik Kapal Yang Hilang Kontak

Menurutnya, bagian atap penumpang KM Arupadhatu 1 berukuran sekitar dua meter dan menggunakan bahan plastik Orchid berwarna biru.

Kapal tersebut memang memiliki terpal, tetapi ukurannya hanya sekitar 2x2 meter. Terpal itu digunakan untuk menutup dua mesin tempel.

Terpal milik KM Arupadhatu 1 berwarna biru-oranye bolak-balik dengan tulisan “4M A12 ROYAL CROWN TECH BY KOREA + UV”. Barang tersebut juga tidak dibawa saat kapal berlayar pada Senin (7/9/2026), melainkan disimpan di KM Arupadhatu 2.

Adsense

Sementara untuk galon plastik bertuliskan Aqua, Maruli mengatakan pihaknya masih melakukan verifikasi. Berdasarkan keterangan yang diperoleh, air minum yang biasa tersedia ketika kapal menginap di laut menggunakan air mineral kemasan 15 liter merek Le Minerale.

Baca juga : Polda Banten: Temuan Pelampung Bukan Milik Kapal Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Namun, polisi belum dapat memastikan apakah saat pelayaran pada 7 September KM Arupadhatu 1 membawa galon sebagai tempat penyimpanan air.

Polda Banten juga memeriksa sejumlah barang yang sebelumnya ditemukan Tim SAR Gabungan, termasuk pelampung dan jeriken.

Maruli menjelaskan, perlengkapan keselamatan KM Arupadhatu 1 terdiri dari 10 hingga 12 life jacket, tiga busa jok, satu ring buoy bantuan Pemprov Banten, serta perlengkapan lainnya.

Untuk jeriken, kapal tersebut memiliki dua buah dengan kapasitas masing-masing 30 liter.

Baca juga : Pencarian Rombongan Media di Anak Krakatau, Polda Banten Siapkan Pos Antemortem

“Seluruh keterangan tersebut masih menjadi bagian dari proses verifikasi. Kami tidak ingin terburu-buru menyimpulkan setiap barang yang ditemukan memiliki keterkaitan dengan KM Arupadhatu 1 sebelum dilakukan pemeriksaan dan pencocokan secara menyeluruh,” tegas Maruli.

Polda Banten bersama Tim SAR Gabungan memastikan pencarian KM Arupadhatu 1 dan delapan orang yang masih hilang terus dilakukan secara maksimal.

Polisi juga mengimbau masyarakat tidak berspekulasi ataupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait berbagai barang yang ditemukan selama proses pencarian.
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense