Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Polri Dinilai Jadi Pilar Pemerintahan Prabowo-Gibran Tangani Karhutla
- Saddil Ramdani Dipinjamkan Persib ke Persebaya
- Pramono Ingin Turunkan Hujan Di Jakarta Untuk Hilangkan Abu Vulkanik
- Ahli ITB Ingatkan Bahaya Abu Vulkanik Anak Krakatau Bagi Kualitas Air Dan Tanah
- El Nino Dan Erupsi Gunung, Prabowo Salurkan Bantuan Beras Hingga Akhir Tahun
Pencarian Rombongan Media di Anak Krakatau, Polda Banten Siapkan Pos Antemortem
Rabu, 9 September 2026 14:03 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Polda Banten menyiapkan pos antemortem dalam upaya pencarian rombongan media yang dilaporkan belum dapat dihubungi saat melakukan perjalanan menuju kawasan Gunung Anak Krakatau, di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten. Penyiapan pos antemortem ini merupakan bagian dari kesiapan apabila diperlukan dalam proses identifikasi.
Polda Banten bersama TNI, Basarnas, BMKG, dan unsur terkait terus melaksanakan upaya pencarian rombongan media tersebut. Pencarian dilakukan setelah Polda Banten menerima informasi pada Selasa (8/9/2026) terkait rombongan jurnalis yang sebelumnya berangkat menuju kawasan Gunung Anak Krakatau pada Senin (7/9/2026).
“Sejak mendapatkan informasi pada Selasa, tim sudah melakukan pencarian. Dari kemarin hingga hari ini dilanjutkan, baik Basarnas, Polda, Polairud, Lanal, TNI, BPBD dan unsur terkait lainnya bersama-sama melakukan pencarian,” kata Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, dalam keterangan resmi, Rabu (9/9/2026).
Baca juga : Basarnas Kerahkan 2 RIB Cari 5 Wartawan Foto Hilang Di Perairan Anak Krakatau
Ia menegaskan, keselamatan personel yang terlibat dalam operasi pencarian menjadi perhatian utama. Pihaknya juga memastikan kesiapan sarana, prasarana, dan sumber daya manusia yang dikerahkan dalam operasi tersebut.
“Kita akan bekerja keras untuk menemukan rekan-rekan kita yang sampai sekarang belum ditemukan. Namun, keselamatan seluruh tim terpadu yang melakukan pencarian juga harus menjadi perhatian,” ucapnya.
Hengki melanjutkan, dalam pencarian ini, pihaknya juga telah menyiapkan pos antemortem dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Banten. "Kami telah menyiapkan posko antemortem sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam mendukung proses identifikasi apabila diperlukan," jelasnya.
Baca juga : 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Polda Banten Lanjutkan Pencarian Pagi Ini
Terkait kemungkinan pemantauan melalui udara, Henki menyampaikan, hingga saat ini pencarian masih difokuskan melalui jalur laut. Pemantauan udara akan dipertimbangkan dengan melihat perkembangan situasi dan kondisi aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Ia juga mengingatkan masyarakat dan para pengguna transportasi laut untuk mematuhi imbauan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) terkait aktivitas Gunung Anak Krakatau. Ia mengingatkan masyarakat tidak mendekati kawasan gunung dalam radius yang telah ditetapkan.
“Dari Vulkanologi sudah mengimbau semenjak meningkatnya erupsi ini, tidak boleh mendekati dalam radius tiga kilometer. Jadi harus lebih dari tiga kilometer dari Gunung Anak Krakatau,” ucapnya.
Baca juga : Batuk Anak Krakatau Mereda, Aktivitas Bandara Sudah Normal Lagi
Hengki juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. “Khususnya terkait isu tsunami,” tutupnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya