BREAKING NEWS
 

PT GUT Pamerkan Kapabilitas EPC untuk Perkuat Sistem Listrik Nasional

Reporter : HENDRAWAN KOSIM WIJAYA
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Selasa, 22 September 2026 21:03 WIB
Foto: PT GUT.

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Graha Usaha Teknik (PT GUT) memperkuat komitmennya mendukung pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan nasional dengan menampilkan kapabilitas Engineering, Procurement, Construction (EPC) dalam Electricity Connect 2026 (Enlit Asia).

Perusahaan membawa pengalaman mengerjakan berbagai proyek transmisi dan gardu induk berskala besar di Indonesia.

Electricity Connect 2026 yang diselenggarakan pada 22-24 September 2026 di ICE BSD City, Jakarta, menjadi ajang bagi PT GUT untuk menegaskan perannya sebagai mitra strategis di bidang EPC dan pemeliharaan infrastruktur ketenagalistrikan.

Perhelatan tersebut diinisiasi Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) dan didukung Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Keikutsertaan PT GUT menjadi bagian dari dukungan sektor swasta terhadap program pemerintah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur energi, termasuk untuk menopang hilirisasi industri strategis dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Selaras dengan kebijakan pemerintah, pengembangan sistem kelistrikan diarahkan pada penguatan interkoneksi jaringan transmisi antarpulau atau super grid, peningkatan kapasitas gardu induk, serta penguatan keandalan distribusi listrik.

Penguatan tersebut dibutuhkan untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi listrik, termasuk kebutuhan kawasan industri dan pusat data (data center) nasional.

Baca juga : PLN Perkuat Sinergi dengan Kejati DKI Jakarta untuk Ketersediaan Listrik

PT GUT mengandalkan pengalaman mengerjakan berbagai proyek kelistrikan tegangan tinggi sebagai bagian dari kapabilitas teknis perusahaan.

Beberapa di antaranya yakni pekerjaan Electrical Construction dan Testing/Commissioning pada PLTU Jawa 9 & 10 Suralaya, yang mencakup 2 x 1.370 MVA GSUT, 4 x 60 MVA Aux Transformer, dan Isolated Phase Busduct.

PT GUT juga mengerjakan pembangunan Gardu Induk Gas Insulated Switchyard (GIS) 500 kV Sentral Jawa di Batang serta Construction & Commissioning Work untuk 150 kV GIS Senayan III Substation.

Selain itu, perusahaan memiliki pengalaman dalam pembangunan 150 kV Transmission Line East Bali, pembangunan 150 kV GIS Bengkulu, serta sejumlah proyek interkoneksi strategis.

PT GUT juga dipercaya mengerjakan EPCC Turn Key Project distribusi kelistrikan industri berat berskala besar di luar Jawa, antara lain Kalselteng 2 x 100 MW atau PLTU Asam-Asam dan proyek kelistrikan pertambangan Grup Adaro di Kalimantan Selatan.

Direktur Utama sekaligus Direktur Operasional PT Graha Usaha Teknik Kuswanto Rahayu (Dade) mengatakan, perusahaan siap mendukung pemerintah dalam memperkuat infrastruktur kelistrikan nasional.

Adsense

"Tuntutan terhadap jaminan pasokan listrik di Indonesia saat ini berada pada fase krusial demi menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional. PT GUT mendukung penuh dan siap mengawal seluruh kebijakan strategis dari Presiden serta Kementerian ESDM," ujar Kuswanto.

Baca juga : Seequent Connect 2026 Perkuat Kolaborasi Geosains untuk Industri Nasional

Menurutnya, melalui sinergi bersama MKI di Electricity Connect 2026, PT GUT memastikan kesiapan operasional untuk mengerjakan proyek jaringan transmisi interkoneksi tegangan tinggi dan gardu induk modern.

"Demi memastikan seluruh pasokan daya industri dan masyarakat terpenuhi dengan kualitas terbaik dan standar keselamatan kerja yang mutlak," sambungnya.

Direktur Marketing PT Graha Usaha Teknik Agung Sutiastoro mengatakan, ekspansi jaringan transmisi membuka peluang kemitraan strategis di sektor ketenagalistrikan.

"Arahan pemerintah dan ekspansi jaringan transmisi masif telah membuka ruang pasar ketenagalistrikan yang sangat luas. Kehadiran PT GUT di Electricity Connect 2026 dirancang untuk menangkap peluang kemitraan strategis tersebut," kata Agung.

Dia menambahkan, PT GUT juga tengah dipercaya mengerjakan tiga proyek pembangkit energi bersih berbasis panas bumi (geothermal) di tiga lokasi secara simultan. Ketiganya adalah proyek Geothermal Salak 7, Patuha 2, dan Dieng 2.

"Kami siap menawarkan ekosistem solusi kelistrikan terintegrasi dari hulu ke hilir guna mendukung kementerian dalam mempercepat elektrifikasi industri strategis serta pemenuhan daya super-stabil di berbagai pusat pertumbuhan ekonomi baru," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Teknis PT Graha Usaha Teknik Abdul Hamid menekankan pentingnya penguatan sumber daya manusia dalam mendukung modernisasi sistem kelistrikan nasional.

Baca juga : Elnusa Petrofin Perkuat HSSE Untuk Ketahanan Energi Nasional

"Modernisasi sistem jaringan listrik nasional menuntut kompetensi teknik tingkat tinggi. Kami bangga menegaskan bahwa talenta dan SDM lokal Indonesia di PT GUT telah memiliki keahlian yang sangat matang dan siap bersaing di kancah regional," katanya.

Menurut Abdul, pengalaman lebih dari dua dekade dalam pembangunan kelistrikan nasional membuat para insinyur PT GUT mampu menangani berbagai tahapan, mulai dari engineering hingga komisioning proyek kelistrikan.

Direktur Keuangan PT Graha Usaha Teknik Ambarlin Widanarti menilai infrastruktur kelistrikan yang kuat menjadi salah satu prasyarat untuk menarik investasi dan menjaga pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.

"Infrastruktur kelistrikan yang kuat adalah prasyarat utama untuk menarik investasi global dan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan. Kepastian pasokan listrik yang berkualitas akan menjaga produktivitas sektor industri strategis nasional tetap optimal," ujarnya.

Dari sisi finansial, Ambarlin mengatakan PT GUT berkomitmen menjaga struktur modal yang sehat dan kapasitas pendanaan yang kuat untuk memastikan seluruh proyek kelistrikan dapat diselesaikan tepat waktu, transparan, dan akuntabel.

Melalui keikutsertaan dalam Electricity Connect 2026, PT GUT mengundang pemangku kepentingan, regulator, pengembang proyek industri, serta media untuk berdiskusi mengenai peluang sinergi dalam membangun sistem kelistrikan Indonesia yang andal dan merata.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense