BREAKING NEWS
 

Ara Laporkan Progres Perumahan ke Prabowo, Bedah Rumah Capai 53,7 Persen

Reporter & Editor :
MUHAMAD FIKY
Minggu, 27 September 2026 14:08 WIB
Menteri PKP Maruarar Sirait melaporkan perkembangan sejumlah program perumahan kepada Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (25/9/2026) malam. Foto: PKP

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait melaporkan perkembangan sejumlah program perumahan kepada Presiden Prabowo Subianto. Laporan tersebut disampaikan saat keduanya bertemu di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (25/9/2026) malam.

Program yang dilaporkan antara lain Bedah Rumah Rakyat, Gentengisasi, serta gerakan Aman, Sehat, Resik (Bersih) dan Indah (ASRI).

Dalam pertemuan tersebut, Maruarar yang akrab disapa Ara mengenakan kemeja putih lengan panjang. Sementara Prabowo mengenakan kemeja cokelat.

Berdasarkan foto yang dikirim Kementerian PKP, Ara terlihat membawa pena dan kertas sembari mendengarkan serta mencatat arahan Presiden terkait program perumahan.

Baca juga : Pendidikan Gratis SD Hingga PTN Butuh 300 Triliun

"Berbagai program tersebut merupakan bagian upaya pemerintah menghadirkan rumah layak, sehat, aman, nyaman dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah di seluruh Indonesia," ujar Ara kepada Rakyat Merdeka, Minggu (27/9/2026).

Untuk program Bedah Rumah Rakyat, Kementerian PKP terus mempercepat pelaksanaan dengan mengidentifikasi dan mengatasi berbagai kendala di lapangan. Program tersebut ditargetkan mencapai 400 ribu unit pada 2026 dengan anggaran sekitar Rp1,3 triliun.

Hingga 24 September 2026, realisasi program bedah rumah mencapai 53,76 persen. Sebanyak 13.826 unit rumah telah selesai dibangun.

Adsense

Ara mengatakan, Kementerian PKP bersama tim juga terus menyederhanakan aturan dan mempercepat pelaksanaan agar bantuan bedah rumah dapat disalurkan lebih awal dan cepat.

Baca juga : Prabowo Apresiasi Emas Pertama Asian Games" Terus Berjuang, Harumkan Indonesia!

"Untuk persyaratan penerima bedah rumah, cukup dengan surat keterangan kepala desa atau lurah sudah bisa diproses. Aturan kita permudah," katanya.

Sementara itu, program Gentengisasi dijadwalkan mulai Oktober hingga November 2026. Program tersebut akan menyerap sekitar 2,5 juta genteng yang diproduksi pelaku UMKM dari Purwakarta dan Majalengka.

Menurut Ara, penggunaan produk UMKM dalam program tersebut diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil.

"Genteng dengan jumlah tersebut adalah hasil produksi pelaku UMKM dari Purwakarta dan Majalengka. Sehingga nanti masyarakat kecil, UMKM juga bisa merasakan pembangunan," ujarnya.

Baca juga : Hasil Survei Parpol Terbaru, Gerindra Nyalip PDIP

Di sisi lain, gerakan Aman, Sehat, Resik (Bersih) dan Indah atau ASRI terus didorong sebagai bagian dari upaya mewujudkan lingkungan dan hunian yang layak.

Program tersebut mencakup imbauan penanaman pohon di berbagai tempat umum maupun pekarangan rumah untuk menciptakan lingkungan yang hijau dan sehat.

Ara menegaskan, Kementerian PKP terus memperkuat kolaborasi dengan para pemangku kepentingan, pengembang, perbankan, serta ekosistem perumahan lainnya. Kolaborasi tersebut diperlukan agar seluruh program berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Terima kasih dukungan Pak Presiden yang luar biasa untuk rakyat Indonesia," ucapnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense