BREAKING NEWS
 

Saksikan Penyerahan Rp 13,2 T, Prabowo: Selama Tunai, Aku Datang!

Reporter : MOEHAMMAD WAHYUDIN
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Selasa, 6 Oktober 2026 19:18 WIB
Foto: Puspenkum Kejagung.

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto punya cara unik untuk memastikan dirinya hadir dalam penyerahan uang kepada negara. Prabowo mengatakan, dirinya akan datang apabila penyerahan uang tersebut dilakukan secara tunai.

Hal itu disampaikan Prabowo saat menyaksikan penyerahan uang sebesar Rp 13,2 triliun kepada kas negara.

Uang tersebut berasal dari hasil denda administratif kehutanan serta penyelamatan keuangan negara oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).

Prabowo mengatakan, sejak dibentuk pada Januari 2025, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) telah menyerahkan uang kepada negara hingga mencapai Rp 52 triliun.

Menurutnya, tugas Satgas PKH ke depan masih berat untuk terus melakukan penertiban kawasan hutan.

Baca juga : Saksikan Penyerahan Rp 13,2 T, Prabowo Ngaku Berkali-kali Disogok

"Bukan uang sembarangan itu, Rp 52 triliun," cetus Prabowo di Kompleks Kejagung, Jakarta Selatan, Selasa (6/10/2026).

Bahkan, Presiden mengaku telah mendapat kode bahwa negara bakal kembali menerima penyerahan uang.

Prabowo menyebut, dirinya mendapat bisikan dari Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin selaku Wakil Ketua Pengarah I Satgas PKH maupun para anggota satgas.

"'Pak, tunggu bulan depan'," kata Prabowo menirukan isi bisikan Jaksa Agung.

Adsense

Prabowo kemudian melihat Kepala Staf Umum TNI Letjen Richard Taruli Horja Tampubolon, yang juga menjabat Wakil Pelaksana I Satgas PKH, tersenyum.

Baca juga : 2 Tahun Prabowo, Negara Terima Rp 52 Triliun dari Satgas PKH dan Kejaksaan

Menurut Prabowo, senyuman tersebut menandakan optimisme. Bahkan, seluruh pimpinan Satgas PKH juga tampak tersenyum.

"Berarti mereka sangat optimis sumbangan-sumbangan mereka akan terus meningkat. Selama tunai kayak begini, aku datang ke Satgas PKH," ujar Prabowo.

Prabowo kemudian meminta pimpinan Satgas PKH menyiapkan daftar anak buah yang berprestasi. Dia ingin anggota yang berprestasi mendapat promosi atau kenaikan pangkat, bahkan diberikan bintang kehormatan.

"Itulah cara bernegara. Yang maling, kejar, tangkap. Yang baik, ya dipromosikan," ujar Presiden.

Diketahui, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin yang juga menjabat Wakil Ketua Pengarah I Satgas PKH menyerahkan uang Rp 13,2 triliun kepada negara. Penyerahan tersebut dilakukan melalui Menteri Keuangan Suahasil Nazara.

Baca juga : Disaksikan Prabowo, Satgas PKH Serahkan Rp 13,2 Triliun ke Negara

Uang tersebut terdiri dari hasil penagihan denda administratif di bidang kehutanan sebesar Rp 3,47 triliun; Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) atas penanganan perkara tindak pidana khusus sebesar Rp 1,53 triliun; serta penerimaan pajak atas wajib pajak tindak lanjut Satgas PKH sebesar Rp 8,22 triliun.

Selain uang, Satgas PKH juga telah menguasai kembali kawasan hutan pada sektor perkebunan seluas 6.206.212,14 hektare (ha) dan sektor pertambangan seluas 14.633,79 ha.

Satgas PKH selanjutnya kembali melakukan penyerahan kawasan hutan tahap VIII seluas 259.230,73 ha.

Seluruh lahan tersebut diserahkan kepada Kementerian Kehutanan (Kemenhut). Rinciannya, lahan seluas 140.762,02 ha diserahkan kepada Kemenhut untuk dikelola oleh Agrinas Palma Nusantara.

Kemudian, lahan seluas 118.256,74 ha diserahkan kepada Kemenhut untuk dilakukan reforestasi. Sementara lahan seluas 211,95 ha juga diserahkan kepada Kemenhut.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense