RM.id Rakyat Merdeka - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memberangkatkan 23 mustahik asal Lampung, Jawa Timur, dan Sumatera Barat untuk mengikuti program magang dan bekerja di Jepang melalui Program Beasiswa Vokasi BAZNAS.
Hingga saat ini, sebanyak 107 mustahik telah diberangkatkan ke Jepang melalui program tersebut. Mereka akan menjalani program magang selama tiga tahun dengan potensi pendapatan mencapai nisab zakat.
Pimpinan Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan BAZNAS, Idy Muzayyad mengatakan, program ini merupakan upaya BAZNAS untuk membuka akses kesempatan kerja bagi mustahik sekaligus membantu menekan angka pengangguran di Indonesia.
“BAZNAS menargetkan ada 3.000 penerima manfaat dalam program kolaborasi bersama Kemnaker ini dengan durasi waktu hingga lima tahun. Kami akan terus mengoptimalkan. Kami berharap para mustahik dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya sehingga mampu memperbaiki kondisi ekonomi keluarga serta bertransformasi menjadi muzaki,” kata Idy, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (9/10/2026).
Baca juga : BAZNAS Bina Usaha Mi Ayam Kusdaryanti Di Bukittinggi
Salah satu penerima manfaat, Dananda Bagus Setiawan, mengaku bahagia mendapat kesempatan bekerja di Jepang melalui program tersebut.
Pemuda asal Sumatra Selatan itu akan ditempatkan di CSK Co., Ltd. Ia berharap kesempatan ini dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarganya.
“Kedua orang tua saya bekerja sebagai buruh serabutan dan penghasilan yang didapat pun pas-pasan. Karena itu, lulus sekolah saya langsung berusaha mencari kerja. Alhamdulillah, ada BAZNAS dan Kemnaker,” ujar Dananda.
Dia berharap, setelah mengikuti program tersebut, dirinya dapat membangun usaha, membantu perekonomian keluarga, dan menjadi muzaki yang menunaikan zakat.
Baca juga : Dubes RI Nurmala Kartini Sjahrir Fasilitasi Pelatihan Pemanfaatan Energi Nuklir
“Harapan saya setelah dari program ini saya bisa membangun usaha, membantu ekonomi keluarga. Dan pastinya saya ingin menjadi muzaki dan berzakat juga,” sebut Dananda.
Penerima manfaat lainnya, Juwan Saputra, juga berasal dari Sumatra Selatan. Ia akan ditempatkan di ASHIHOZAKI INDUSTRY Co., Ltd. Juwan mengatakan, bantuan BAZNAS datang pada saat yang tepat ketika dirinya dan keluarga kesulitan membiayai pelatihan serta keberangkatan ke Jepang.
Sebagai anak pertama, ia merasa bertanggung jawab membantu meringankan beban ekonomi keluarga.
“Ayah saya bekerja sebagai tukang tambal ban dengan pendapatan yang tidak menentu. Untuk makan saja kadang kurang, sementara biaya pelatihan cukup besar. Karena itu, bantuan dari BAZNAS ini sangat berarti bagi saya,” ujarnya.
Baca juga : BAZNAS Distribusikan Bantuan Rp 2,03 Miliar Untuk Korban Gempa NTT
Setelah mengikuti program dan mengumpulkan tabungan, Juwan berharap dapat membantu membiayai pendidikan adiknya serta memperbaiki tempat tinggal keluarganya.
“Terima kasih BAZNAS dan muzaki,” pungkas Juwan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.