Sebelumnya
Dia menjelaskan, pemanfaatan teknologi seperti pemantauan berbasis data dan kolaborasi digital dapat membantu pemerintah mengidentifikasi persoalan lingkungan sekaligus merumuskan kebijakan yang lebih tepat.
Eliana menambahkan, konferensi internasional tersebut juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan dan meningkatkan kemampuan analisis terhadap berbagai persoalan lingkungan.
"Melalui dialog dengan para pakar dan pembahasan isu-isu mutakhir, mahasiswa diharapkan memiliki kemampuan analitis, kritis, dan inovatif. Mereka perlu dipersiapkan menjadi pemimpin perubahan yang mampu menerjemahkan pengetahuan menjadi kebijakan dan solusi nyata bagi masyarakat," katanya.
Baca juga : Menteri Jumhur Ajak Serikat Pekerja PLN Selamatkan Ekosistem Hijau Danau Toba
Rektor UNJ Prof. Komarudin secara resmi membuka konferensi tersebut. Ia berharap pertemuan akademik internasional itu menghasilkan gagasan inovatif, memperkuat kemitraan penelitian lintas negara, serta mendorong penerapan hasil riset untuk menjawab persoalan masyarakat.
Dalam konferensi tersebut, sejumlah pembicara dari berbagai lembaga menyampaikan perspektif mengenai tantangan lingkungan, mulai dari kebijakan nasional, pengelolaan perkotaan, pencemaran laut, hingga pengembangan teknologi untuk mendeteksi sampah plastik.
Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Mohammad Jumhur Hidayat, menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan.
Baca juga : Menteri Jumhur Dorong Aksi Lingkungan Berdampak Nyata
Menurutnya, pembangunan tidak seharusnya mengorbankan kualitas lingkungan maupun keberlanjutan sumber daya alam.
"Pertumbuhan ekonomi harus berjalan beriringan dengan perlindungan lingkungan. Pengendalian pencemaran, perlindungan ekosistem, dan pengembangan ekonomi sirkular perlu menjadi bagian dari arah pembangunan," demikian pokok pesan yang disampaikan Jumhur dalam paparannya.
Dia juga menekankan pentingnya meningkatkan ketahanan terhadap perubahan iklim melalui penguatan pendidikan, penelitian, dan partisipasi masyarakat.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.