BREAKING NEWS
 

Pengamat: Kunjungan Gibran ke Sulbar Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran

Reporter : KINTAN PANDU JATI
Editor : BAMBANG TRISMAWAN
Rabu, 4 November 2026 12:31 WIB
Wakil Presiden Gibran Rakabuming saat meninjau proyek pembangunan rumah sakit di Sulawesi Barat, Senin (2/11/2026). Dok. BPMI Setwapres

RM.id  Rakyat Merdeka - Kunjungan kerja Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming ke Sulawesi Barat (Sulbar) dinilai penting untuk memastikan pembangunan dan program pemerintah berjalan sesuai kebutuhan masyarakat di daerah.

Pengamat Kebijakan Publik M. Kafrawy Saenong mengatakan, kehadiran langsung pemimpin negara di tengah masyarakat diperlukan untuk melihat kondisi riil daerah. Terutama wilayah yang masih menghadapi keterbatasan akses infrastruktur dan pelayanan dasar.

"Langkah ini seharusnya dilakukan para pemimpin untuk turun langsung ke tengah-tengah masyarakat. Sehingga bukan hanya data-data yang dilihat, tetapi dapat melihat langsung kondisi masyarakat dan wilayah Indonesia," ujar Kafrawy, Rabu (4/11/2026).

Dalam kunjungan ke Sulbar, Gibran meninjau sejumlah fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, pelaksanaan program bedah rumah, hingga berdialog dengan masyarakat dan petani kakao.

Baca juga : Pengamat: Gibran Makin Diperhitungkan, Karena itu Jadi Sasaran Serangan Politik

Menurut Kafrawy, kunjungan langsung ke daerah yang masih memiliki keterbatasan akses diperlukan untuk memastikan pembangunan infrastruktur benar-benar dapat dimanfaatkan masyarakat.

Selain pembangunan fisik, pemerintah juga perlu memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi dengan baik. Mulai dari akses pendidikan, kesehatan, hingga penguatan ekonomi masyarakat.

Ia menilai, kunjungan pejabat negara ke daerah tertinggal dan wilayah pelosok perlu terus dilakukan sepanjang kondisi keamanan memungkinkan.

Adsense

"Jangan sampai ada wilayah Indonesia belum pernah didatangi oleh pemimpin negara sendiri," katanya.

Baca juga : Kunker Ke Sulbar, Gibran Disambut Meriah Warga Mamasa Dan Mamuju

Kafrawy menegaskan, kunjungan kerja pejabat negara tidak boleh berhenti pada agenda seremonial. Kegiatan tersebut harus menjadi sarana evaluasi sekaligus pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan di daerah.

Menurutnya, jika aktivitas pemerintahan hanya terpusat di ibu kota, pemantauan terhadap kondisi dan kebutuhan masyarakat di daerah berpotensi tidak berjalan optimal.

Ia juga mengingatkan, keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari tersedianya fasilitas fisik. Pemerintah harus memastikan ada tindak lanjut, pemeliharaan, dan pemanfaatan fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

"Kunjungan kerja ini juga hendak memastikan apa yang selanjutnya pemerintah akan lakukan untuk memajukan masyarakat," jelasnya.

Baca juga : Kursi Gibran Mulai Digoyang

Kafrawy menekankan, keberlanjutan program pembangunan harus menjadi perhatian pemerintah. Jangan sampai fasilitas yang sudah dibangun justru terbengkalai karena tidak disertai pemeliharaan dan pengelolaan yang baik.

"Bukan hanya sekadar pintar membangun lantas meninggalkan tanpa pemeliharaan, pendayagunaan dan pemanfaatan yang positif bagi masyarakat," pungkasnya.

Diketahui, Wapres Gibran mengunjungi sejumlah lokasi di Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, pada Senin (2/11/2026). Kunjungan tersebut mencakup peninjauan fasilitas publik serta dialog langsung dengan masyarakat untuk menyerap aspirasi dan melihat kebutuhan di lapangan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense