BREAKING NEWS
 

Evaluasi PPKM DKI Jakarta dan Jawa Barat Bisa Jadi Contoh

Reporter & Editor :
MUHAMMAD RUSMADI
Sabtu, 6 Februari 2021 09:32 WIB
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito. [Foto: Kris - Biro Pers Sekretariat Presiden]

 Sebelumnya 
Kemudian untuk BOR pada ruang isolasi, angkanya dapat ditekan secara konsisten dan menyentuh angka 69,52% atau di bawah target parameter nasional. yaitu 70%. Hasil koordinasi dengan Pemprov Jawa Barat, selama 2 pekan terakhir kasus Covid-19 mengalami lonjakan tertinggi pada 30 Januari 2021, dengan penambahan sebesar 4.601 kasus positif terdiri 2.859 kasus baru dan 1.742 kasus lama.

Upaya yang dilakukan ialah menguatkan Puskesmas melalui penempatan tim kolaborasi inter profesi, pemberdayaan masyarakat dan keterlibatan multi sektor untuk peningkatan kapasitas 3T, 3M, penyiapan vaksinasi dan melanjutkan pelayanan kesehatan esensial di Puskesmas.

Baca juga : Demokrat Jakarta Solid Di Barisan AHY

Dari hasil analisis data ini menunjukan, pembatasan kegiatan pada 2 provinsi ini menunjukkan hasil pada beberapa indikator, namun belum bisa dikatakan berhasil. Karena ukuran keberhasilan ialah, jika suatu provinsi dapat keluar dari 4 indikator parameter nasional yang ditetapkan selama 4 minggu berturut-turut.

Prinsipnya, jelas Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia ini, kita dapat belajar dari keunggulan pihak lain untuk dapat ditiru maupun menjadi kekurangan yang bisa dicegah. Data sederhana ini, jelasnya, mencerminkan pentingnya komunikasi, yang terjalin antara komponen pemerintah pusat dan daerah, maupun daerah dan daerah untuk sama-sama saling membantu jika menemui kesulitan.

Baca juga : Tangani Covid, Kalbar Dan Riau Bisa Dicontoh

Ke depannya, Wiku mengajak pemerintah daerah untuk meningkatkan koordinasi vertikal dan horizontal untuk meningkatkan kualitas penanganan Pandemi Covid-19 yang lebih baik. [RSM]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense